Program Jamu Desa 24 Gagasan Bupati dr Asri Ludin Tambunan Berjalan Sukses, 49 Laporan Warga Masuk Lewat Call Center 112
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Program Jamu Desa 24 Gagasan Bupati dr Asri Ludin Tambunan Berjalan Sukses, 49 Laporan Warga Masuk Lewat Call Center 112

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T07:03:02Z
    masukkan script iklan disini


    Deliserdang, Kabartujuhsatu.news, Program inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bertajuk Jamu Desa 24 (Jalan Mulus Deli Serdang dalam 24 Jam) yang digagas oleh Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan menunjukkan hasil yang positif sejak mulai dijalankan pada awal tahun 2026.


    Melalui layanan pengaduan Call Center 112, masyarakat kini dapat melaporkan kerusakan jalan yang ada di wilayahnya.


    Program ini mendapat sambutan hangat dari warga karena dinilai cepat, responsif, dan menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur jalan.


    Hingga saat ini, tercatat 49 laporan masyarakat telah masuk melalui Call Center 112. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah ditindaklanjuti oleh instansi terkait.


    Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, ST, menjelaskan bahwa seluruh laporan yang masuk langsung direspons oleh pihaknya dengan melakukan peninjauan dan survei lapangan.


    “Sampai saat ini sudah ada 49 laporan dari masyarakat yang masuk melalui Call Center 112. Semua laporan tersebut langsung kami tindak lanjuti dengan survei lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan jalan yang dilaporkan,” ungkap Janso, Selasa (27/01/2026).


    Ia menjelaskan, setelah dilakukan survei, pihaknya mengelompokkan kerusakan jalan berdasarkan tingkat kerusakan. Untuk kerusakan ringan dengan persentase di bawah 30 persen, penanganan langsung dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).


    “Untuk kerusakan ringan di bawah 30 persen, langsung kami tangani di lapangan melalui UPTD. Sedangkan untuk kerusakan yang lebih berat, penanganannya menunggu proses penganggaran dan lelang,” jelasnya.


    Dari total 49 laporan yang diterima, 12 laporan merupakan kerusakan ringan dan sudah selesai diperbaiki.


    Sementara itu, 35 laporan lainnya memiliki tingkat kerusakan di atas 30 persen dan akan segera dikerjakan setelah proses lelang, karena anggarannya telah tertampung sebelumnya dalam APBD Kabupaten Deli Serdang.


    Selain itu, terdapat 2 laporan yang tidak dapat ditangani oleh Pemkab Deli Serdang karena merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.


    Ada juga laporan yang masuk secara berulang oleh pelapor berbeda pada lokasi yang sama.


    “Untuk laporan yang bukan kewenangan kabupaten, tentu kami teruskan dan koordinasikan dengan pihak terkait. Sedangkan laporan ganda kami verifikasi agar tidak terjadi tumpang tindih,” tambah Janso.


    Program Jamu Desa 24 dinilai menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang infrastruktur jalan.


    Melalui sistem pengaduan yang mudah diakses dan respons cepat, masyarakat merasa lebih diperhatikan dan dilibatkan secara langsung dalam pembangunan daerah.


    Banyak warga Deli Serdang yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati dr Asri Ludin Tambunan atas hadirnya program tersebut.


    Mereka berharap program Jamu Desa 24 dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan di tahun-tahun mendatang demi terciptanya akses jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.


    (Tim/RZ)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini