Program Ase Budu SDN 3 Lemba Kembali Digelar, Tanamkan Empati Peserta Didik Sejak Dini
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Program Ase Budu SDN 3 Lemba Kembali Digelar, Tanamkan Empati Peserta Didik Sejak Dini

    Kabartujuhsatu
    Senin, 12 Januari 2026, Januari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T05:53:05Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– SD Negeri 3 Lemba kembali melaksanakan kegiatan sosial melalui Program Ase Budu (Aksi Sejuta Butir Beras untuk Dhuafa) pada awal semester genap tahun 2026. Program yang bersifat berkelanjutan ini menjadi salah satu upaya nyata sekolah dalam menanamkan nilai karakter, empati, dan kepedulian sosial kepada peserta didik sejak usia dini.


    Kegiatan penyaluran bantuan tersebut melibatkan peserta didik secara langsung dengan pendampingan sejumlah guru dan tenaga kependidikan, yakni Andi Rahmayuddin, S.Pd. selaku Guru Kelas 4B, Riswan Asmari, S.Pd., M.Pd. sebagai Guru PJOK, serta Hj. Musdalifah Salama, S.Sos., Kepala Perpustakaan SDN 3 Lemba. 


    Para peserta didik dilibatkan mulai dari tahap persiapan hingga proses penyerahan bantuan kepada kaum dhuafa.


    Program Ase Budu dirancang sebagai media pembelajaran kontekstual agar peserta didik tidak hanya memahami nilai-nilai kebaikan secara teori, tetapi juga mempraktikkannya langsung di tengah masyarakat.


    Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk melihat realitas sosial dan belajar berbagi kepada sesama yang membutuhkan.


    Sasaran pertama penyaluran bantuan adalah Pak Anis, seorang kaum dhuafa yang tinggal di wilayah Jerae. Pak Anis hidup bersama adiknya sebagai kakak beradik.


    Kondisi Pak Anis yang telah lanjut usia dan kerap mengalami sakit membuatnya tidak mampu lagi bekerja. Sementara sang adik berusaha mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dengan bekerja serabutan sebagai tukang bersih di rumah-rumah warga.


    Sasaran kedua adalah Ibu Hasmawati, seorang kaum dhuafa yang tinggal di kawasan pertengahan permukiman BTN. Ibu Hasmawati tinggal di sebuah gubuk yang kondisinya memprihatinkan dan nyaris roboh.


    Ia mengalami kebutaan dan hidup bersama cucunya, anak dari anak tirinya. Keterbatasan fisik yang dialami membuatnya tidak lagi dapat beraktivitas.


    Sebelumnya, Ibu Hasmawati dikenal sebagai sosok pekerja keras yang menggantungkan hidup dengan menjadi tukang cuci di rumah-rumah warga sekitar.


    Adapun sasaran ketiga penyaluran bantuan adalah Ibu Kumiati, salah satu tenaga pendidik non-guru di SDN 3 Lemba. Sehari-hari, Ibu Kumiati bertugas membantu pekerjaan dapur dan kebersihan sekolah. 


    Ia tinggal seorang diri dan menjalani kehidupan dengan penuh kesederhanaan. Bantuan yang diberikan menjadi bentuk kepedulian dan apresiasi dari keluarga besar sekolah atas dedikasi serta pengabdiannya selama ini.


    Kepala SDN 3 Lemba, Falmunadi, S.Pd., menyampaikan bahwa Program Ase Budu memiliki nilai pendidikan yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pembelajaran karakter akan lebih bermakna apabila dilakukan melalui pengalaman langsung.


    “Melalui kegiatan Ase Budu ini, kami ingin menanamkan nilai empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial kepada anak-anak. Mereka belajar bahwa berbagi dan peduli terhadap sesama adalah bagian dari karakter mulia yang harus terus dipupuk sejak dini,” ujar Falmunadi. Selasa (13/1/2025).


    Sementara itu, guru pendamping Andi Rahmayuddin, S.Pd., menegaskan bahwa keterlibatan langsung peserta didik dalam kegiatan sosial ini menjadi pengalaman belajar yang sangat bermakna.


    Ia berharap pengalaman tersebut dapat membekas dan membentuk kepribadian peserta didik di masa depan.


    “Anak-anak tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga belajar memahami kondisi kehidupan masyarakat secara langsung. Dari kegiatan ini tumbuh rasa syukur, empati, dan kepedulian yang diharapkan melekat dalam diri mereka hingga dewasa,” tuturnya.


    Melalui Program Ase Budu, SDN 3 Lemba berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara peserta didik dan masyarakat.


    Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban kaum dhuafa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mencetak generasi yang peduli, berempati, berakhlak mulia, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini