Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Prinsip kepemimpinan yang kuat harus dibangun di atas kemampuan menekan ego dan mengedepankan kedewasaan dalam mengambil keputusan.
Hal tersebut disampaikan Dr Nurmal Idrus, SE, MM dalam sebuah bincang santai yang digelar pada Sabtu (10/1/2025).
Dr Nurmal Idrus yang merupakan Direktur Nurani Strategic menegaskan bahwa kegagalan banyak pemimpin, baik di ranah politik, pemerintahan, maupun organisasi, sering kali berakar dari ketidakmampuan mengelola ego pribadi.
“Ego yang terlalu dominan membuat seorang pemimpin sulit mendengar, sulit menerima kritik, dan akhirnya menjauh dari kepentingan bersama,” ujarnya.
Sebagai konsultan politik dan pemerintahan, Dr Nurmal Idrus menilai bahwa kepemimpinan sejatinya bukan tentang menunjukkan kekuasaan, melainkan kemampuan mengelola diri dan memahami orang lain.
Menurutnya, pemimpin yang dewasa akan menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Sikap tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan dan legitimasi di mata masyarakat.
“Kedewasaan pemimpin tercermin dari caranya menyikapi perbedaan, konflik, dan tekanan. Bukan reaktif, tetapi reflektif,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr Nurmal Idrus menekankan bahwa kedewasaan emosional menjadi faktor penentu kualitas kebijakan dan keputusan strategis.
"Pemimpin yang mampu mengendalikan emosi akan lebih rasional, objektif, dan berorientasi jangka panjang, katanya.
Ia menilai banyak persoalan publik justru membesar karena keputusan diambil berdasarkan ego dan kepentingan sesaat, bukan melalui pertimbangan yang matang.
“Kedewasaan bukan soal usia, tetapi soal cara berpikir dan bertindak,” tambahnya.
Sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Politik (Unipol), Dr Nurmal Idrus juga menyoroti pentingnya pendidikan kepemimpinan yang tidak hanya menekankan aspek teknis dan intelektual, tetapi juga karakter dan etika.
Ia mendorong agar institusi pendidikan dan partai politik lebih serius membentuk calon pemimpin yang memiliki integritas, empati, serta kemampuan mengelola ego.
“Tanpa karakter yang kuat, kecerdasan justru bisa menjadi alat pembenaran bagi kepentingan pribadi,” tegasnya.
Menutup perbincangan, Dr Nurmal Idrus berpesan kepada para pemimpin dan generasi muda agar menjadikan kedewasaan sebagai nilai utama dalam kepemimpinan.
Menurutnya, pemimpin yang besar adalah mereka yang mampu mengalahkan egonya sendiri demi kepentingan yang lebih luas.
“Pemimpin yang dewasa tidak haus pujian, tidak alergi kritik, dan selalu siap belajar,” pungkasnya.
(Red)



