Makassar, Kabartujuhsatu.news, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kota Makassar. siswa-siswi SMP Negeri 54 Makassar sukses mengharumkan nama sekolah setelah meraih tiga medali dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Hasanuddin Championship 2 tingkat nasional yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, pada 26–28 Desember 2025.
Kejuaraan pencak silat nasional tersebut merupakan salah satu event bergengsi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta datang dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar, perguruan pencak silat, sekolah formal, hingga kategori umum dan institusi tertentu.
Kompetisi berlangsung ketat dan penuh persaingan, mengingat ajang ini mempertandingkan berbagai kelas usia dan kategori.
Hasanuddin Championship 2 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari pra usia dini, usia dini, remaja, hingga dewasa, baik pada nomor tanding (fighter) maupun seni, termasuk seni tunggal dan seni bersenjata.
Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan atlet sejak usia dini sekaligus ajang pembuktian kualitas atlet pelajar di tingkat nasional.
Di tengah persaingan yang ketat, kontingen atlet muda berbakat SMP Negeri 54 Makassar tampil gemilang dan berhasil membawa pulang tiga medali, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
Adapun atlet-atlet muda SMP Negeri 54 Makassar yang berhasil meraih prestasi, yakni:
Al Fathir Awal – Juara II Kategori Fighter.
Yusniar Yusuf – Juara II Kategori Seni Bersenjata.
Qisya Adelia Tamar – Juara III Kategori Seni Bersenjata.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMP Negeri 54 Makassar mampu bersaing di level nasional serta menunjukkan hasil pembinaan ekstrakurikuler yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Keberhasilan para atlet muda ini tidak terlepas dari peran Daeng Naba selaku pelatih pencak silat SMP Negeri 54 Makassar serta Azhar sebagai pembina ekstrakurikuler.
Keduanya secara intensif melakukan pembinaan, pendampingan, dan latihan terprogram sejak masa persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Latihan disiplin, evaluasi teknik, serta penguatan mental bertanding menjadi kunci keberhasilan para siswa dalam menghadapi kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 54 Makassar, Dra. Habiba, MP.d, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian prestasi yang diraih para siswa.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari siswa, pelatih, hingga pembina ekstrakurikuler.
"Kami sangat bersyukur dan bangga karena anak-anak kami mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang nasional,” ujar Habiba, Sabtu (10/1/2025).
Menurutnya, capaian tersebut menegaskan bahwa siswa SMP Negeri 54 Makassar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang nonakademik, khususnya olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.
Habiba juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih dan pembina yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga dalam membina atlet sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih Daeng Naba dan pembina Azhar atas dedikasi dan kesabarannya. Prestasi ini tidak datang secara instan, melainkan melalui proses latihan yang disiplin, konsisten, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sekolah juga mendorong siswa untuk aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pembentukan karakter, sportivitas, dan mental juara.
Kejuaraan Pencak Silat Hasanuddin Championship 2 sendiri bertujuan untuk mencetak dan membina atlet-atlet muda berprestasi sejak usia dini, sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan jiwa juang kepada generasi muda melalui olahraga pencak silat.
Dengan raihan tiga medali di ajang nasional, UPT SPF SMP Negeri 54 Makassar kembali menegaskan eksistensinya sebagai sekolah yang berkomitmen mendorong prestasi siswa di berbagai bidang dan melahirkan generasi yang berkarakter, berdaya saing, serta siap berprestasi di tingkat nasional.
(Her)



