Pesan Menyentuh untuk Politisi Muda Golkar Soppeng Viral di Media Sosial, Diduga Ditujukan ke Ketua DPRD
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Pesan Menyentuh untuk Politisi Muda Golkar Soppeng Viral di Media Sosial, Diduga Ditujukan ke Ketua DPRD

    Kabartujuhsatu
    Minggu, 11 Januari 2026, Januari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-01-11T10:37:50Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Sebuah tulisan bernuansa dukungan moral dan pesan bermakna kepada seorang politisi muda Partai Golkar di Kabupaten Soppeng menjadi perbincangan di media sosial.


    Tulisan tersebut diduga kuat ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, H. Andi Muhammad Farid, S.Sos.


    Unggahan itu disampaikan oleh Ayhi Iskandar melalui akun Facebook pribadinya dan terpantau beredar luas pada Minggu (11/1/2025).


    Narasi yang disampaikan memuat gambaran kepribadian, perjalanan pengabdian, serta dinamika persoalan politik yang tengah dihadapi sosok politisi yang dimaksud.


    Dalam tulisannya, Ayhi menggambarkan figur politisi muda tersebut sebagai pribadi yang sederhana, mudah tersenyum, dan tidak membeda-bedakan siapa pun.


    Ia menekankan bahwa sosok itu dikenal selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi kesusahan maupun bencana di wilayah Kabupaten Soppeng.


    “Orang yang sangat sederhana dan selalu tersenyum pada siapa pun dan di mana pun, serta selalu hadir di setiap kesusahan atau bencana yang terjadi di kota ini,” tulis Ayhi dalam unggahannya.


    Narasi tersebut menekankan kedekatan emosional antara politisi dan masyarakat, sebuah nilai yang kerap menjadi sorotan dalam praktik kepemimpinan lokal.


    Ayhi juga menyinggung adanya perubahan persepsi publik terhadap sosok yang ia maksud. Menurutnya, belakangan muncul berbagai penilaian negatif, termasuk anggapan arogan dan stigma lainnya yang berkembang di tengah masyarakat.


    Namun, ia menilai penilaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kepribadian dan sifat asli politisi muda Golkar itu.


    Ayhi menegaskan bahwa orang-orang terdekat dan mereka yang mengenalnya secara personal memahami karakter sebenarnya dari sosok tersebut.


    “Saat ini orang-orang menilaimu seakan-akan sosok yang arogan dan lain sebagainya, tapi kami tahu kepribadian dan sifatmu,” ungkapnya.


    Lebih jauh, tulisan itu menyoroti persoalan yang sedang dihadapi politisi tersebut. Ayhi menyebut bahwa masalah yang muncul bukanlah demi kepentingan pribadi, melainkan bentuk perjuangan untuk membela orang-orang yang selama ini membantu menjalankan tugas-tugas sebagai wakil rakyat.



    Ia bahkan mengungkap fakta yang menurutnya cukup menyentuh, bahwa pihak yang kini berada di posisi berseberangan adalah seseorang yang sebelumnya pernah dibantu secara maksimal.


    “Orang yang saat ini menjadi lawanmu adalah orang yang pernah kau bantu selama berbulan-bulan, baik pagi, siang, maupun malam. Semua medan terjal kau datangi demi membantu mewujudkan apa yang beliau inginkan,” tulisnya.


    Pernyataan tersebut menggambarkan dinamika politik lokal yang sarat dengan persoalan loyalitas, hubungan personal, dan realitas perjuangan di balik layar.


    Tulisan Ayhi Iskandar ini dinilai sebagai bentuk dukungan moral di tengah situasi yang tidak mudah.


    Kalimat penutup dalam unggahan tersebut menegaskan rasa hormat dan penghargaan terhadap karakter politisi yang dimaksud.


    “Terima kasih, pung. Kepribadianmu pantas kami jadikan tempat berteduh,” tutupnya.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Ketua DPRD Kabupaten Soppeng maupun pihak terkait lainnya mengenai unggahan tersebut.


    Meski demikian, tulisan ini telah menarik perhatian warganet dan memunculkan beragam tanggapan di media sosial.


    Fenomena ini menjadi cerminan dinamika politik lokal yang kerap diwarnai oleh hubungan personal, pengabdian, serta persepsi publik yang dapat berubah seiring waktu.


    Dukungan terbuka seperti yang disampaikan Ayhi Iskandar menunjukkan bahwa aspek kemanusiaan dan loyalitas masih menjadi nilai penting dalam perjalanan seorang politisi di daerah.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini