MUI Kota Surabaya Gelar Ta’aruf dan Konsolidasi Pengurus Masa Khidmat 2025–2030
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    MUI Kota Surabaya Gelar Ta’aruf dan Konsolidasi Pengurus Masa Khidmat 2025–2030

    Kabartujuhsatu
    Sabtu, 17 Januari 2026, Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T00:49:01Z
    masukkan script iklan disini

    Surabaya, Kabartujuhsatu.news, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya menggelar kegiatan Ta’aruf dan Konsolidasi Pengurus masa khidmat 2025–2030.


    Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrozaq, kawasan Citraland Surabaya, pada Jumat (16/1/2026).


    Agenda ini menjadi momentum awal penguatan internal organisasi pasca terpilihnya jajaran pengurus baru melalui Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Surabaya yang dilaksanakan pada 19 November 2025 di Asrama Haji Surabaya.


    Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.


    Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat ukhuwah di antara para pengurus yang berasal dari berbagai latar belakang organisasi dan keilmuan.


    Ketua Umum MUI Kota Surabaya, Drs. KH. Muhaimin Ali, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


    Ia menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Harian dari MUI Jawa Timur telah diterbitkan, disusul dengan SK kepengurusan komisi-komisi di lingkungan MUI Kota Surabaya.


    “Karena para pengurus berasal dari latar belakang yang beragam dan belum seluruhnya saling mengenal, maka kegiatan ta’aruf ini menjadi sangat penting. Tujuannya agar terbangun komunikasi, saling mengenal, dan soliditas sebelum pelaksanaan pelantikan resmi,” ujar KH. Muhaimin.


    Menurutnya, ta’aruf dan konsolidasi merupakan fondasi penting dalam membangun harmonisasi kerja antar pengurus. Dengan demikian, setiap komisi dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, namun tetap berada dalam satu kesatuan visi dan misi MUI Kota Surabaya.


    Lebih lanjut, KH. Muhaimin Ali menegaskan peran strategis MUI sebagai Shadiiqul Hukumah, yakni mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas umat dan kehidupan sosial kemasyarakatan. 


    Ia menyebutkan bahwa MUI Kota Surabaya ke depan akan terlibat aktif dalam menyikapi berbagai persoalan aktual di tengah masyarakat.


    “Permasalahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga isu kebinekaan dan pluralitas di Kota Surabaya membutuhkan perhatian serius. MUI harus hadir memberikan panduan keumatan dan solusi yang menyejukkan,” tegasnya.


    Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, mengingat Surabaya merupakan kota besar yang majemuk dan plural. Dalam konteks tersebut, 



    MUI diharapkan mampu bersikap responsif serta adaptif dalam mengeluarkan fatwa dan tausiyah yang relevan dengan kondisi sosial yang berkembang.


    Dalam kesempatan yang sama, KH. Muhaimin Ali mengimbau seluruh pengurus agar menanamkan semangat pengabdian dan jihad fi sabilillah dalam menjalankan amanah organisasi. Ia menegaskan bahwa MUI bukanlah tempat untuk mencari kepentingan pribadi.


    “MUI bukan lahan mencari nafkah, melainkan ladang dakwah dan khidmat. Kita berharap seluruh pengurus dapat menjadi khairunnas anfa’uhum linnas, yakni sebaik-baik manusia yang paling bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.


    Usai sambutan Ketua Umum, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Harian MUI Kota Surabaya masa khidmat 2025–2030 oleh Wakil Ketua Umum. Dalam struktur Dewan Pembina MUI Kota Surabaya tercantum sejumlah tokoh penting, di antaranya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan KH. Abdul Muhit Murtadho.


    Adapun struktur pengurus inti MUI Kota Surabaya yang dibacakan meliputi Ketua Umum Drs. KH. Muhaimin Ali, Wakil Ketua Umum Drs. KH. Sodiqun A. Karim, SH, M.Kn, Sekretaris Umum Dr. KH. Moh. Imron Rosyadi, S.Ag, M.HI, serta Bendahara Umum. Selanjutnya, SK kepengurusan komisi-komisi dibacakan oleh Sekretaris Umum MUI Kota Surabaya.


    Kegiatan ta’aruf dan konsolidasi tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tiga kiai dari Dewan Pembina MUI Kota Surabaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengukuran seragam pengurus sebagai bagian dari persiapan pelantikan resmi pengurus MUI Kota Surabaya periode 2025–2030.


    (Redho) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini