Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Koordinator Presidium Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ), A. Agus Setiawan PH Rauf, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1423/Soppeng yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, pada Rabu, 28 Januari 2026.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1423/Soppeng, Letkol Inf Eko Yulianto, dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan serta membangun sinergi positif antara insan pers dengan TNI, khususnya dalam mendukung kegiatan edukatif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Soppeng.
Dalam pertemuan tersebut, A. Agus Setiawan PH Rauf menyampaikan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan FKJ dalam waktu dekat.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kegiatan Sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang dirangkaikan dengan pelatihan jurnalistik, dan dijadwalkan akan digelar pada 5 Februari 2026 mendatang.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menyasar berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat, mulai dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tenaga pendidik, hingga perangkat Desa.
Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman hukum yang lebih komprehensif, sekaligus meningkatkan literasi jurnalistik agar peserta mampu menyampaikan informasi secara benar, berimbang, dan bertanggung jawab.
“Pemahaman terhadap KUHP dan KUHAP sangat penting karena berkaitan langsung dengan kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.
"Di sisi lain, keterampilan jurnalistik dasar juga dibutuhkan agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan kesalahpahaman dan tetap sesuai dengan etika,” ungkap A. Agus Setiawan.
Menurutnya, kolaborasi antara jurnalis, aparat negara, dan pemerintah daerah merupakan fondasi penting dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan edukatif.
Dengan adanya pelatihan jurnalistik, diharapkan aparatur dan perangkat Desa mampu mengelola informasi publik secara lebih profesional dan transparan.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto menyampaikan apresiasi atas inisiatif FKJ yang dinilainya sangat positif dan relevan dengan kebutuhan saat ini.
Ia menilai kegiatan sosialisasi hukum yang dipadukan dengan pelatihan jurnalistik merupakan langkah strategis dalam meningkatkan wawasan hukum sekaligus kualitas komunikasi publik.
“Sinergi antara TNI, insan pers, dan pemerintah daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah, meningkatkan kesadaran hukum, serta mendorong terciptanya informasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat,” ujar Dandim.
Ia juga berharap kerja sama dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik antara FKJ dan Kodim 1423/Soppeng dapat terus ditingkatkan ke depannya, khususnya dalam mendukung program-program edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
(Red)




