Anak 10 Tahun Tenggelam di Saluran Irigasi Paccerakkang, Damkar Makassar Lakukan Evakuas
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Anak 10 Tahun Tenggelam di Saluran Irigasi Paccerakkang, Damkar Makassar Lakukan Evakuas

    Kabartujuhsatu
    Rabu, 21 Januari 2026, Januari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-01-21T17:46:46Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhaatu.news,  Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi di Jalan Nur Aksa, Paccerakkang Daya, Kota Makassar, Rabu (21/1/2026).


    Korban diketahui bernama Muh Jais Mahdiang, warga Panjo’jo, Kelurahan Lassang, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Peristiwa tersebut terjadi saat korban bermain bersama teman-temannya mencari kepiting di saluran irigasi dengan arus deras.


    Laporan kejadian diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar pada pukul 15.48 WITA. Satu menit kemudian, tim penyelamat langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.


    Petugas tiba di lokasi pada pukul 16.23 WITA dan segera melakukan upaya pencarian. Proses evakuasi berlangsung selama lebih dari satu jam dengan menggunakan peralatan berupa tali karmantel, masker, dan linggis.



    Korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.41 WITA, sekitar 50 meter dari titik awal korban dilaporkan hanyut. Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia.


    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Fadli Wellang, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa petugas telah melakukan upaya maksimal dalam proses pencarian korban.


    “Kami turut berduka atas kejadian ini. Petugas sudah berupaya maksimal melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Fadli.


    Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berpotensi membahayakan keselamatan.


    Setelah proses evakuasi selesai, tim Damkar kembali ke markas pada pukul 18.20 WITA. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini