Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Menyikapi kondisi kualitas udara yang dinyatakan tidak sehat, SD Negeri 3 Lemba, Kabupaten Soppeng, mengimbau seluruh siswa dan warga sekolah untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri dari paparan debu dan polusi udara.
Imbauan tersebut disampaikan melalui pesan edukatif bertajuk “Sehat Bersama, Belajar Tanpa Hambatan” pada Rabu (14/10/2026). Pesan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekolah akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kesehatan saluran pernapasan.
Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah perlindungan untuk membantu mengurangi paparan partikel debu dan polusi yang berpotensi mengganggu kesehatan. Terlebih, siswa tetap harus menjalankan aktivitas pembelajaran di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Pihak sekolah mengingatkan para siswa agar tidak mengabaikan perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah pencegahan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Lindungi diri, lindungi teman, lindungi sekolah kita,” menjadi pesan utama yang digaungkan kepada seluruh warga sekolah.
Selain mengenakan masker, siswa juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.
Kepala SD Negeri 3 Lemba, Falmunadi, S.Pd., menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan di lingkungan pendidikan.
Ia berharap seluruh siswa dapat mengikuti imbauan tersebut dengan disiplin, sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Menurutnya, menjaga kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pribadi, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap teman dan lingkungan sekolah.
“Masker menjadi salah satu langkah perlindungan demi mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung aktivitas pendidikan tanpa hambatan,” demikian pesan yang disampaikan dalam imbauan tersebut.
Melalui langkah sederhana ini, SD Negeri 3 Lemba berharap kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan nyaman, sekaligus memastikan kesehatan dan keselamatan warga sekolah menjadi perhatian bersama.
Sekolah pun mengajak seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta membiasakan perilaku hidup sehat selama kondisi kualitas udara belum membaik.
(Red)
