Blitar, Kabartujuhsatu.news, Kodim 0808/Blitar terus mengoptimalkan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sistem pertanian terpadu atau integrated farming. Program ini diwujudkan dengan mengelola lahan percontohan seluas kurang lebih 1,5 hektare di Desa Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Kawasan tersebut dikelola melalui Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar dengan mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dalam satu kawasan produktif. Pemantauan dan pengelolaan lahan terus dilakukan untuk memastikan setiap sektor dapat berkembang secara optimal, Jumat (23/10/2026).
Komandan Kompi (Danki) Produksi Kodim 0808/Blitar, Kapten Kav Suyanto, menjelaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan kawasan tersebut. Berbagai komoditas hortikultura dan palawija ditanam untuk mendukung produktivitas lahan.
Hasilnya, kawasan pertanian terpadu itu telah mencatat keberhasilan panen raya semangka dengan produksi mencapai lebih dari 10 ton. Selain semangka, lahan tersebut juga dimanfaatkan untuk budidaya tanaman produktif lainnya, seperti cabai atau lombok dan pepaya.
Keberhasilan panen tersebut menjadi salah satu bukti pemanfaatan lahan secara produktif melalui pengelolaan yang terarah. Pengembangan berbagai komoditas juga dilakukan untuk memperluas potensi hasil pertanian di kawasan percontohan tersebut.
Tidak hanya mengandalkan sektor pertanian, program integrated farming ini turut mengembangkan bidang perikanan dan peternakan sebagai bagian dari sistem produksi yang saling melengkapi.
Di sektor perikanan, budidaya ikan air tawar dikembangkan menggunakan teknologi kolam bioflok dengan komoditas ikan lele dan nila. Sementara itu, sektor peternakan mencakup pemeliharaan serta pengembangan ternak kambing dan sapi.
Keterpaduan ketiga sektor tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus memperkuat produktivitas kawasan secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit TNI aktif terlibat langsung dalam pengelolaan dan perawatan setiap sektor. Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian, perikanan, dan peternakan di kawasan milik program Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar tersebut.
Pembagian tugas dilakukan secara terstruktur sesuai bidang masing-masing. Personel yang menangani sektor pertanian bertanggung jawab merawat tanaman dan membersihkan gulma. Sementara itu, anggota di bidang peternakan bertugas menyediakan pakan ternak, sedangkan personel sektor perikanan melakukan perawatan serta pembersihan kolam bioflok.
Melalui pengembangan sistem pertanian terpadu ini, Kodim 0808/Blitar berupaya mengoptimalkan potensi lahan agar menghasilkan produk pangan dari berbagai sektor sekaligus. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan nyata TNI terhadap penguatan ketahanan pangan melalui pengelolaan sumber daya secara produktif dan berkelanjutan.
(Dim0808)
