Bung Asrianto Timusu (kanan) bersama Amrayadi Arafah (ist).
Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam sebuah pertandingan sepak bola, bukan hanya permainan tim yang hebat yang mampu menyedot perhatian. Di balik gemuruh sorak sorai penonton, ada satu sosok yang justru kerap menjadi daya tarik tersendiri.
Dialah Bung Asrianto Timusu, komentator lapangan yang namanya kini semakin melekat di setiap turnamen sepak bola di Kabupaten Soppeng provinsi Sulawesi Selatan.
Kehadiran Bung Asrianto selalu dinanti. Bahkan tak sedikit penonton yang mengaku sengaja datang lebih awal hanya untuk mendengar gaya komentarnya yang khas, penuh emosi, kadang tegang, namun tak jarang mengundang gelak tawa.
Sosok pria asal Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng ini kembali mencuri perhatian saat bertugas pada Turnamen Mini Soccer Al Anbiyah Cup 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Petta Langkanang, e Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata. Rabu (22/4/2026).
Di sela-sela pertandingan, Asrianto mengungkapkan bahwa kemampuannya bukan hasil pendidikan formal, melainkan belajar secara otodidak sejak lama.
"Saya belajar otodidak berawal dari MC di kampung pak," ujarnya sederhana.
Meski begitu, kemampuan Bung Asrianto dalam menghidupkan suasana pertandingan tak bisa dianggap biasa.
Dengan fasih ia menghafal nama-nama pemain, menyebutkan posisi, hingga menyelipkan catatan prestasi para pemain.
Gaya komentarnya yang spontan dan penuh improvisasi membuat suasana pertandingan semakin hidup.
Tak jarang, komentarnya membuat penonton tegang ketika peluang emas tercipta. Namun beberapa detik kemudian, ia mampu mencairkan suasana dengan celetukan khas yang memancing tawa.
Perpaduan itulah yang membuat Bung Asrianto menjadi magnet tersendiri di setiap turnamen.
Bahkan, saat pertandingan berjalan biasa saja, suara Bung Asrianto mampu menghipnotis penonton agar tetap larut dalam atmosfer pertandingan dan terus mendukung tim jagoannya.
Menariknya lagi, Bung Asrianto juga aktif menyiarkan langsung setiap pertandingan melalui akun TikTok miliknya. Siaran live tersebut kerap ditonton ratusan hingga ribuan penonton, terutama warga Soppeng yang tidak sempat hadir langsung di lapangan.
Dengan peralatan sederhana, mikrofon di tangan dan headset di kepala, Bung Asrianto menjalankan tugasnya dengan penuh totalitas.
Ia tak hanya menjadi komentator, tetapi juga reporter lapangan yang menyampaikan jalannya pertandingan secara real time.
Salah satu panitia Turnamen Al Anbiyah Cup 1 Tahun 2026, Amrayadi Arafah, menyebut Bung Asrianto sebagai sosok penting dalam setiap pertandingan.
"Asrianto ini sudah jadi reporter andalan Soppeng. Kehadirannya selalu membuat pertandingan lebih hidup," ujarnya.
Kini, nama Bung Asrianto Timusu semakin dikenal luas. Bukan hanya di Kecamatan Lalabata, tetapi juga di berbagai turnamen antar Desa di Kabupaten Soppeng.
Banyak yang menilai, tanpa suara Bung Asrianto, pertandingan terasa kurang greget.
Dengan gaya komentar penuh semangat, spontan, dan menghibur, Bung Asrianto membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pemain di lapangan, tetapi juga tentang suara yang mampu membakar semangat dari pinggir lapangan.
(Red)







