Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Soppeng, Senin (27/4/2026). Dua tokoh yang dikenal luas dan dihormati, Pung Cambang dan Dr. Sudirman Muhammadyah, dikabarkan berpulang ke rahmatullah dalam waktu yang hampir bersamaan.
Informasi ini dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga ke berbagai grup WhatsApp warga, memunculkan rasa kehilangan mendalam di tengah masyarakat.
Anggota DPR RI periode 2019-2024, Dr Supriansa, mengaku baru saja menerima kabar tersebut dari H. Fitri Andi Appa. Ia menyampaikan bahwa kepergian Pung Cambang menjadi kehilangan besar, khususnya bagi masyarakat Soppeng yang selama ini mengenal almarhum sebagai sosok yang dituakan, sederhana, dan penuh kebijaksanaan.
"Baru saja saya dapat kabar duka dari H. Fitri Andi Appa bahwa Pung Cambang telah berpulang ke rahmatullah. Saya dan keluarga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian tokoh Soppeng yang sangat kita banggakan," ungkap Supriansa.
Menurutnya, Pung Cambang dikenal sebagai pribadi yang “tau malabo na mabessa”, ungkapan Bugis yang menggambarkan sosok santun, bijaksana, dan menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak sedikit warga yang mengaku mengenal almarhum sebagai figur yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Belum reda kabar duka tersebut, Supriansa kembali menerima informasi mengejutkan lainnya. Seniornya, Dr. Sudirman Muhammadyah (54), juga dikabarkan meninggal dunia pada hari yang sama. Kepergian dua tokoh ini sekaligus menambah suasana haru dan duka mendalam di kalangan masyarakat.
"Berarti hari ini ada dua kabar duka. Selain almarhum Pung Cambang, juga meninggal dunia senior saya, almarhum Dr. Sudirman Muhammadyah. Semoga keduanya diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," lanjutnya.
Ucapan belasungkawa pun mulai berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, hingga warga biasa. Banyak yang mengenang jasa dan keteladanan kedua almarhum selama hidupnya.
Sejumlah warga bahkan menyebut hari ini sebagai hari yang sangat berat bagi masyarakat Soppeng. Dalam waktu hampir bersamaan, dua figur yang selama ini menjadi rujukan dan panutan harus berpulang untuk selamanya.
Doa pun terus mengalir. Masyarakat berharap kedua almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.
Hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai rencana pemakaman dan lokasi rumah duka Sudirman Muhammadya masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga. Namun, masyarakat telah mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung di kediaman orang tuanya di Cennoe Desa Belo.
Andi Akbar Singke saat ini disemayamkan di rumah duka di Lajoa Kelurahan Jennae Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng dan meninggal di usia 72 tahun, rencana di kebumikan di Appalaringe Cangadi Kecamatan Liliriaja.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabupaten Soppeng hari ini benar-benar berduka.
(Red)







