Askrindo Terjunkan "Mobil Pintar" Super Canggih ke Soppeng, Anak Desa Langsung Banjir Buku dan Teknologi Edukasi -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Daftar Blog Saya

    Askrindo Terjunkan "Mobil Pintar" Super Canggih ke Soppeng, Anak Desa Langsung Banjir Buku dan Teknologi Edukasi

    Kabartujuhsatu
    Jumat, 17 April 2026, April 17, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T02:23:11Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Sulawesi Selatan, Kabartujuhsatu.news, Dunia pendidikan Indonesia kembali dibuat heboh setelah PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) resmi meluncurkan dan menyerahkan Mobil Pintar generasi terbaru ke Kabupaten Soppeng.


    Program ini langsung menyita perhatian publik karena dinilai sebagai salah satu terobosan paling agresif dalam pemerataan literasi di wilayah pedesaan Indonesia.


    Penyerahan unit Mobil Pintar tersebut dilakukan secara resmi di Kantor Askrindo Makassar, Jumat (17/4/2026), dan disebut sebagai bagian dari ekspansi besar-besaran program literasi nasional yang kini mulai menyasar daerah-daerah dengan akses pendidikan terbatas.


    Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, menegaskan bahwa Mobil Pintar ini bukan sekadar kendaraan distribusi buku, melainkan pusat belajar mini yang bergerak dari Desa ke Desa.


    Di dalamnya, Mobil Pintar dilengkapi dengan, Koleksi buku bacaan anak dan pendidikan dasar, Media visual interaktif, Perangkat pendukung pembelajaran, Konsep ruang baca terbuka yang ramah anak.


    “Tujuan kami sederhana tapi berdampak besar: anak-anak di pelosok tidak boleh tertinggal hanya karena jarak,” ujar Fankar dalam pernyataannya.


    Program Mobil Pintar Askrindo bukan hal baru, namun ekspansinya kini mulai agresif. Hingga saat ini, tercatat 25 unit telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


    Soppeng menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan karena, Sebaran sekolah yang luas hingga tingkat dusun, Banyaknya anak usia dini di wilayah pedesaan dan Tantangan akses pendidikan di daerah terpencil.


    Langkah ini kemudian disebut sebagai bagian dari strategi nasional untuk “menutup kesenjangan literasi antarwilayah”.


    Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menyambut langsung kehadiran Mobil Pintar tersebut dengan penuh optimisme. Ia menyebut program ini sebagai momentum penting dalam transformasi pendidikan daerah.


    “Ini bukan hanya bantuan, ini adalah revolusi kecil yang dampaknya bisa sangat besar,” tegasnya.


    Ia juga menyoroti desain kendaraan yang dinilai sangat strategis, Berukuran ramping, mampu masuk jalan Desa yang sempit, dan cocok menjangkau wilayah terpencil yang sulit dilalui kendaraan besar.


    Menurutnya, inilah yang membuat Mobil Pintar benar-benar relevan dengan kondisi geografis Soppeng.


    Meski baru diperkenalkan, program ini langsung mencuri perhatian masyarakat. Anak-anak sekolah dasar hingga PAUD terlihat antusias ketika Mobil Pintar mulai membuka layanan bacaan di lapangan Desa.


    Beberapa warga menyebut kehadiran mobil tersebut seperti “perpustakaan keliling masa depan” yang membawa suasana baru di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan.


    Pengamat pendidikan menilai langkah Askrindo ini bisa menjadi model kolaborasi baru antara sektor swasta dan pemerintah dalam mempercepat literasi nasional.


    Jika program ini diperluas, Mobil Pintar dinilai berpotensi, dapat mengurangi kesenjangan pendidikan desa-kota, meningkatkan minat baca anak sejak dini serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis komunitas.


    Mobil Pintar mungkin hanya sebuah kendaraan kecil, tetapi dampaknya digadang-gadang bisa menjadi “gelombang besar” dalam dunia pendidikan Indonesia, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau fasilitas formal.

     

    Soppeng kini menjadi salah satu titik awal perjalanan itu, dan publik mulai menaruh perhatian pada apakah model ini akan menjadi standar baru literasi bergerak di Indonesia.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini