Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Sebuah langkah terobosan cerdas dilakukan oleh penyelenggara Ramadhan Sukses 2026 yang digelar di Lapangan Gasis Watansoppeng dengan menghadirkan artis lokal Sulawesi Selatan untuk menghibur masyarakat sekaligus mendukung geliat ekonomi daerah.
Event Ramadhan Sukses 2026 ini diikuti oleh 87 tenant pelaku UMKM yang hadir untuk mempromosikan dan menjual berbagai produk mereka selama bulan suci Ramadan.
Direktur PT Perseroda Lamataesso, Musdar Usman, mengungkapkan bahwa kehadiran artis lokal Sulawesi Selatan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam bazar Ramadan tersebut.
"Kami bersama panitia menawarkan pilihan kepada para pelaku UMKM, apakah ingin menghadirkan artis lokal Sulawesi Selatan atau artis ibu kota Jakarta. Dengan asumsi, jika artis ibu kota tentu membutuhkan biaya yang lebih tinggi dan biasanya hanya tampil sekali," ujar Musdar saat ditemui di lokasi Ramadhan Sukses 2026, Kamis malam (5/3/2026).
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dengan menghadirkan artis lokal, mereka dapat tampil lebih dari satu kali dan tidak hanya pada malam akhir pekan. Hal ini dinilai lebih efektif dalam menarik pengunjung setiap malam.
Menurutnya, malam Minggu biasanya sudah ramai secara alami, sehingga pelaku UMKM berharap ada hiburan yang mampu menarik masyarakat untuk datang pada hari-hari biasa agar perputaran ekonomi tetap terjadi setiap malam.
Musdar menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi agar kegiatan bazar Ramadan tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil.
Ia menekankan bahwa kolaborasi antara panitia, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut dalam menggerakkan ekonomi masyarakat selama Ramadan.
Ia berharap kegiatan Ramadhan Sukses 2026 dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM serta menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal di Kabupaten Soppeng.
Sekedar diketahui hingga hari 15 ramadhan penghasilan UMKM Ramadhan Sukses 2026 tembus Rp 970 juta rupiah.
(Red)



