Bupati Luwu Utara Saksikan MoU Krakatau Niaga Indonesia-AKPSI, Dukung Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Bupati Luwu Utara Saksikan MoU Krakatau Niaga Indonesia-AKPSI, Dukung Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

    Kabartujuhsatu
    Kamis, 05 Maret 2026, Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T09:17:17Z
    masukkan script iklan disini


    Jakarta, Kabartujuhsatu.news,  PT Krakatau Niaga Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) melalui penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU).


    Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan bahan baku baja dan produk turunannya guna mendukung percepatan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.


    Penandatanganan MoU berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di Kantor PT Krakatau Steel, Jakarta.


    Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Krakatau Niaga Indonesia, Deidin Agung Sapta Noviawan, sebagai pihak pertama, dan Ketua Umum AKPSI Pusat, Mudyat Noor, sebagai pihak kedua.


    Acara ini turut disaksikan oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris AKPSI Pusat.


    Penandatanganan MoU ini menandai babak baru kolaborasi antara industri baja nasional dengan pemerintah daerah yang tergabung dalam organisasi AKPSI.


    Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen membangun kemitraan strategis antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah dengan prinsip saling menguntungkan serta memberikan nilai tambah bagi semua pihak.


    Selain itu, kerja sama ini tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.


    Dalam ruang lingkup kerja sama ini, PT Krakatau Niaga Indonesia akan menyediakan berbagai produk baja dan turunannya sebagai bahan baku pembangunan fasilitas yang mendukung program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


    Sebagai pemasok utama, perusahaan juga akan mendukung pengadaan material baja untuk pembangunan dapur MBG serta fasilitas distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.


    Selain itu, kedua pihak juga akan melakukan kajian bersama terkait pengembangan bahan baku produk baja serta pemanfaatan produk turunan baja guna memperkuat infrastruktur program pemenuhan gizi nasional.


    Tidak hanya mendukung program MBG, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.


    Melalui dukungan material baja dari PT Krakatau Niaga Indonesia, pembangunan infrastruktur koperasi desa seperti gudang penyimpanan dan fasilitas pengolahan hasil produksi diharapkan memiliki standar konstruksi yang kuat dan tahan lama.


    Dengan demikian, koperasi Desa dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan dan pengolahan komoditas, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat Desa.


    Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara industri nasional dan pemerintah daerah merupakan langkah konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi hingga ke tingkat Desa.


    “Dukungan material baja yang berkualitas akan memastikan fasilitas publik untuk program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih memiliki standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi,” kata Andi Rahim.


    Ia menambahkan, sinergi antara AKPSI dan PT Krakatau Niaga Indonesia akan sangat membantu pemerintah daerah dalam menekan biaya pembangunan infrastruktur Desa.


    “Kita ingin program MBG dan Koperasi Merah Putih berjalan maksimal. Dengan adanya kepastian pasokan baja dari Krakatau Niaga Indonesia, kendala material dalam pembangunan fasilitas pendukung di daerah dapat diatasi dengan lebih efisien,” ujarnya.


    Melalui kerja sama ini, kabupaten-kabupaten penghasil sawit yang tergabung dalam AKPSI juga diharapkan dapat memperoleh akses langsung ke produsen baja nasional tanpa harus melalui rantai birokrasi maupun distribusi yang panjang.


    Langkah ini dinilai akan mempercepat pembangunan fasilitas publik di daerah serta meningkatkan efisiensi biaya pembangunan infrastruktur.


    Selain Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, penandatanganan MoU tersebut juga turut disaksikan oleh Direktur Utama PT Krakatau Sarana Infrastruktur, Dazul Herman, serta jajaran manajemen PT Krakatau Steel dan AKPSI.


    Kerja sama ini diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara industri nasional dan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional berbasis Desa.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini