Makassar, Kabartujuhsatu.news, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menunjukkan respons cepat dan konkret terhadap arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait gerakan nasional “Indonesia Asri” dengan melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang menitikberatkan pada pembenahan estetika, kebersihan, dan keasrian lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., sebagai bentuk komitmen institusi Polri dalam mendukung program strategis pemerintah pusat menuju transformasi nasional tahun 2026.
Aksi bersih lingkungan ini dilaksanakan menyusul instruksi langsung Kapolda Sulsel kepada seluruh personel Polda Sulsel, termasuk jajaran Satuan Direktorat Intelkam, untuk terlibat aktif dan turun langsung membersihkan lingkungan kerja, fasilitas umum, serta sarana ibadah yang berada di dalam dan sekitar kawasan Mapolda Sulsel.
Direktur Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol. Hajat Mabrur Bujangga, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya aspek kesehatan, kebersihan, dan keasrian lingkungan sebagai fondasi utama dalam mendukung transformasi nasional.
“Gerakan bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud kepedulian institusi Polri terhadap lingkungan kerja yang sehat, bersih, dan nyaman. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang menempatkan kebersihan dan keasrian lingkungan sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional tahun 2026,” ujar Kombes Pol. Hajat saat dimintai keterangan, Rabu (4/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, aksi bersih-bersih menyasar sejumlah titik vital di lingkungan Mapolda Sulsel, mulai dari halaman kantor, area pelayanan publik, hingga tempat-tempat ibadah. Personel dari berbagai satuan kerja terlihat bahu-membahu membersihkan area sekitar, memangkas tanaman, mengangkut sampah, serta menata ulang lingkungan agar tampak lebih rapi dan nyaman.
Tidak hanya melibatkan personel internal, kegiatan ini juga mengajak partisipasi warga masyarakat di sekitar Mapolda Sulsel. Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung penuh program “Indonesia Asri”.
Kapolda Sulsel dalam penekanannya menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar aktivitas fisik. Menurutnya, gerakan ini merupakan gerakan moral untuk membangun budaya kerja yang sehat, bersih, dan disiplin tinggi di lingkungan Polri, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang berorientasi pada integritas dan profesionalisme.
“Lingkungan kerja yang bersih dan tertata rapi akan berdampak langsung pada pola pikir dan mentalitas personel. Terlebih bagi fungsi intelijen yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kejernihan berpikir, serta ketenangan dalam menjalankan tugas,” tegas Kapolda Sulsel.
Lebih lanjut, Kapolda juga menekankan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan cerminan integritas institusi Polri dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik. Dengan lingkungan yang bersih, personel diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, AKBP Malpa Malacoppo, yang turut memantau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan harapannya agar aksi ini dapat menjadi contoh dan pemantik semangat bagi instansi pemerintah lainnya serta masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi instansi lain dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Indonesia Asri bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk menjadikan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai agenda berkelanjutan, khususnya di ruang-ruang publik dan sarana ibadah, guna memastikan lingkungan kerja dan pelayanan masyarakat selalu berada dalam kondisi yang bersih, sehat, dan representatif.
Melalui aksi nyata ini, Polda Sulsel membuktikan bahwa dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan administratif, tetapi juga melalui kerja nyata di lapangan. Polri diharapkan terus hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang aktif berkontribusi dalam mewujudkan visi “Indonesia Asri” yang bersih, sehat, dan berwibawa bagi seluruh elemen bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi nyata mendukung arahan Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia yang lebih asri,” pungkasnya.
(Red)




