Makassar, Kabartujuhsatu.news,– Polsek Tamalate menggelar Pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP Negeri se-Kecamatan Tamalate Tahun 2026 yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme.
Salah satu sekolah yang turut ambil bagian aktif dalam kegiatan tersebut adalah SMP Negeri 15 Makassar, yang diwakili oleh para siswa serta didampingi langsung oleh Kepala Sekolah.
Pelatihan PKS ini merupakan bagian dari program pembinaan dan edukasi yang bertujuan membentuk karakter pelajar agar lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.
Kegiatan tersebut menjadi hasil kolaborasi antara Polsek Tamalate dan SMP Negeri 15 Makassar, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang tertib berlalu lintas serta bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Selama kegiatan berlangsung di Mapolsek Tamalate, para siswa mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengenalan tugas dan fungsi PKS, pelatihan kedisiplinan, tata cara pengaturan lalu lintas sederhana, hingga penyuluhan tentang dampak negatif narkoba bagi kesehatan, masa depan, dan lingkungan sosial pelajar.
Materi disampaikan langsung oleh personel kepolisian dengan metode yang edukatif dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Makassar, Herni Marlinda, S.Pd., M.Pd aktif mendampingi dan memberikan motivasi kepada para siswa selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polsek Tamalate atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah.
“Pelatihan PKS ini sangat positif bagi siswa kami. Mereka tidak hanya belajar tentang kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga dibekali pemahaman penting mengenai tertib berlalu lintas dan bahaya narkoba.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tamalate atas perhatian dan kerja sama yang luar biasa,” ungkap Herni Marlinda ke media ini, Selasa (3/2/2026).
Ia juga berharap sinergi antara pihak kepolisian dan sekolah dapat terus ditingkatkan ke depannya, salah satunya melalui program Polisi Masuk Sekolah.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian dalam dunia pendidikan dapat memberikan pengaruh positif dalam membentuk sikap disiplin, taat aturan, serta kesadaran hukum bagi peserta didik.
Pelatihan PKS ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekolah.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para siswa mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta agen perubahan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Melalui kolaborasi yang erat antara institusi pendidikan dan kepolisian, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, sadar hukum, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
(Red)




