Makassar, Kabartujuhsatu.news, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ibu Achi Soleman, S.STP., M.Si., bersama jajaran pejabat lingkup Dinas Pendidikan Kota Makassar menghadiri Peringatan 1 Tahun Pemerintahan MULIA (Munafri–Aliyah) yang digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (20/2/2026).
Kehadiran jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam momentum tersebut menjadi simbol soliditas sektor pendidikan dalam mendukung visi dan misi pemerintahan MULIA selama satu tahun terakhir.
Acara yang dihadiri berbagai unsur perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ribuan warga Kota Makassar itu berlangsung khidmat sekaligus meriah, menandai satu tahun perjalanan kepemimpinan Munafri–Aliyah dalam membangun kota.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar menegaskan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita besar pemerintahan MULIA, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Kami di Dinas Pendidikan Kota Makassar terus berkomitmen mendukung visi pemerintahan MULIA melalui program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter siswa, serta transformasi digital di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Selama satu tahun terakhir, Pemerintahan MULIA dinilai telah memberikan perhatian serius terhadap penguatan sektor pendidikan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana sekolah, penguatan kapasitas tenaga pendidik, hingga dorongan terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
Momentum peringatan satu tahun pemerintahan ini juga menjadi ajang refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Dinas Pendidikan Kota Makassar berharap, memasuki tahun kedua pemerintahan MULIA, kolaborasi lintas sektor dapat semakin diperkuat.
Menurut Achi Soleman, tantangan pendidikan di era digital menuntut adaptasi cepat dan kebijakan yang responsif. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah kota, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan setiap anak di Makassar mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkarakter. Program-program inovatif akan terus kami dorong agar benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah dan siswa,” tambahnya.
Pemerintahan MULIA sendiri mengusung semangat pembangunan berbasis pelayanan publik yang adaptif dan partisipatif. Dalam konteks pendidikan, visi tersebut diterjemahkan melalui berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan serta penguatan nilai-nilai karakter sebagai pondasi generasi masa depan.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang terus diperkuat, Dinas Pendidikan Kota Makassar optimistis bahwa tahun kedua pemerintahan MULIA akan menjadi fase percepatan dalam mencetak generasi emas Makassar yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
(Red)




