Soppeng Raih Penghargaan UHC Kategori Madya, Bupati Tegaskan Komitmen Perluasan Perlindungan Kesehatan Warga
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Soppeng Raih Penghargaan UHC Kategori Madya, Bupati Tegaskan Komitmen Perluasan Perlindungan Kesehatan Warga

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-27T08:47:19Z
    masukkan script iklan disini


    Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya dari BPJS Kesehatan.


    Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam agenda UHC Awards 2026 yang digelar di Jakarta. Selasa (27/1/2025). 


    Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus memperkuat sistem perlindungan kesehatan bagi masyarakat secara berkelanjutan.


    Berdasarkan data kepesertaan, Kabupaten Soppeng telah mencatat cakupan JKN mendekati 98 persen pada Maret 2025.


    Angka tersebut terus menunjukkan tren positif hingga per 31 Desember 2025, di mana kepesertaan JKN telah berada di atas 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80,21 persen.


    Capaian ini menjadi fondasi utama bagi penguatan status Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Soppeng, sekaligus mencerminkan meningkatnya kesadaran dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.


    Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menegaskan bahwa penghargaan UHC kategori Madya tidak dipandang sebagai sekadar capaian administratif atau simbol keberhasilan semata.


    Menurutnya, penghargaan ini merupakan refleksi dari proses panjang penguatan sistem pelayanan kesehatan yang melibatkan berbagai pihak.


    “Ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi tentang kerja bersama seluruh elemen daerah dalam membangun sistem perlindungan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Suwardi Haseng.


    Ia menyebut, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, serta dukungan aktif masyarakat.


    Lebih lanjut, Suwardi Haseng menjelaskan bahwa capaian kategori Madya menunjukkan semakin terbukanya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan lanjutan.


    “Akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin luas, sistem jaminan semakin kuat, dan sinergi antarinstansi semakin nyata,” lanjutnya.


    Ia menilai, penguatan tata kelola jaminan kesehatan yang dilakukan secara sistemik menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program UHC di daerah.


    Meski telah meraih penghargaan nasional, Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan tidak akan berhenti pada capaian tersebut.


    Ke depan, arah kebijakan akan difokuskan pada peningkatan kualitas kepesertaan JKN, penguatan tingkat keaktifan peserta, serta perluasan perlindungan bagi kelompok masyarakat rentan dan pekerja sektor informal.


    Langkah ini dinilai penting untuk memastikan manfaat jaminan kesehatan benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.


    “Komitmen kami jelas, memastikan jaminan kesehatan benar-benar dirasakan oleh seluruh warga, tanpa terkecuali,” tegas Suwardi Haseng.


    Penghargaan UHC Kategori Madya ini sekaligus menegaskan peran strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan negara melalui layanan publik yang adil, merata, dan berkelanjutan.


    Kabupaten Soppeng dinilai berada di jalur yang tepat dalam memperkuat sistem perlindungan kesehatan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.


    Dengan capaian tersebut, Pemkab Soppeng berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan Universal Health Coverage yang tidak hanya luas secara cakupan, tetapi juga kuat secara kualitas dan keberlanjutan.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini