Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam rangka mengawali Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, SD Negeri 7 Salotungo melaksanakan Kegiatan Pagi Ceria yang dirangkaikan dengan Upacara Bendera, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan pendidikan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tentang pembiasaan kegiatan positif di awal semester.
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WITA dengan senam bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Senam dipandu oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Israwati, S.Pd dan Syamsu Rijal, S.Pd, dengan iringan musik yang membangkitkan antusiasme seluruh peserta didik.
Menariknya, dalam pelaksanaan senam bersama tersebut, SD Negeri 7 Salotungo memanfaatkan TV Merah Putih, yakni sarana pembelajaran digital bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Perangkat ini terpasang di lantai dua sekolah, tepat di depan ruang kelas IV B, dan dimanfaatkan secara optimal sebagai media pendukung kegiatan senam bersama.
Seluruh peserta didik mengikuti senam dalam formasi menyerupai barisan upacara bendera, menghadap ke arah tiang bendera.
Pola pengaturan ini tidak hanya melatih keteraturan dan kedisiplinan, tetapi juga mencerminkan inovasi sekolah dalam mengintegrasikan teknologi dengan kegiatan pembiasaan pagi yang edukatif dan menyehatkan.
Usai senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Bendera yang berlangsung tertib dan khidmat. Bertindak selaku Pembina Upacara, Kepala SD Negeri 7 Salotungo, Abdul Asis, S.Pd.I, menyampaikan amanat yang sarat pesan reflektif dan visioner.
Dalam amanatnya, Kepala Sekolah Abdul Asis mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan awal semester genap sebagai momentum pembaruan semangat belajar, memperkuat tekad untuk terus maju, berkembang, dan berusaha meraih cita-cita melalui proses belajar yang sungguh-sungguh.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab yang harus diterapkan secara konsisten, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, melainkan juga oleh kekuatan karakter.
Nilai-nilai tersebut, lanjut Kepala Sekolah, perlu diperkuat melalui pembentukan karakter positif dengan mengimplementasikan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai fondasi dalam membangun generasi yang berintegritas, mandiri, berakhlak mulia, dan berdaya saing di masa depan.
Setelah upacara bendera selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Alwi Basri, S.Pd. Doa dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh rangkaian proses pembelajaran di semester genap dapat berjalan dengan lancar, bermakna, serta senantiasa mendapat keberkahan.
Rangkaian kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera kemudian ditutup dengan nyanyi bersama lagu “Hari Baru”, ciptaan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Lagu ini mengandung pesan optimisme, pembaruan semangat, serta harapan akan masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik.
Melalui koordinasi para wali kelas, lagu “Hari Baru” diharapkan dapat terus dilatih dan dihafalkan oleh seluruh peserta didik agar dapat dinyanyikan secara kompak dalam berbagai kegiatan sekolah ke depan.
Pelaksanaan Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera ini menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui pembiasaan pagi yang menyehatkan, pemanfaatan sarana negara secara bertanggung jawab, serta penguatan karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan seluruh warga sekolah.
SD Negeri 7 Salotungo berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif dan bermakna sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
(Red)




