FKJ Soppeng Tancap Gas Awal 2026, Siap Warnai Sejarah Jurnalistik Bumi Latemmamala
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    FKJ Soppeng Tancap Gas Awal 2026, Siap Warnai Sejarah Jurnalistik Bumi Latemmamala

    Kabartujuhsatu
    Senin, 05 Januari 2026, Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T15:42:30Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) Kabupaten Soppeng mulai menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem jurnalistik yang sehat dan profesional di Bumi Latemmamala.


    Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat perdana FKJ sejak resmi terbentuk pada 8 Desember 2025 lalu.


    Rapat tersebut berlangsung di D’cord Cafe, Jalan Samudera, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, pada Senin (5/1/2026).


    Sejumlah jurnalis dari berbagai organisasi dan media yang ada di Kabupaten Soppeng tampak hadir dan terlibat aktif dalam diskusi yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh keseriusan.


    Rapat dipimpin langsung oleh Koordinator Presidium FKJ Soppeng, Agus Setiawan PH Rauf.


    Dalam arahannya, Agus PH menegaskan bahwa kehadiran FKJ bukan sekadar sebagai wadah berhimpunnya insan pers, tetapi sebagai ruang diskusi yang inklusif dan terbuka, baik bagi jurnalis maupun masyarakat luas.


    Menurut Agus, FKJ diharapkan mampu menjadi forum yang menghadirkan warna baru dalam perjalanan jurnalistik di Kabupaten Soppeng dengan tetap mengedepankan profesionalisme, etika pers, serta peran edukatif kepada publik.


    “Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menyatukan visi dan menyusun program kerja FKJ ke depan.


    "Forum ini harus benar-benar menjadi ruang diskusi yang sehat dan terbuka. Peran kita bukan hanya memproduksi berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat,” ujar Agus dalam sambutannya.


    Ia menambahkan, FKJ berkomitmen untuk berkontribusi secara positif dalam sejarah perkembangan jurnalistik di Bumi Latemmamala.


    Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan objektif.


    “Kita ingin memberi warna tersendiri dalam perjalanan jurnalistik di daerah ini. FKJ harus hadir sebagai forum yang solid, profesional, dan mampu menjaga marwah pers,” tegasnya.



    Selain membahas penguatan internal organisasi, rapat tersebut juga menyoroti pentingnya membangun hubungan sektoral yang sehat dan konstruktif dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah daerah serta aparat penegak hukum.


    Agus PH Rauf menekankan bahwa sinergitas antara jurnalis dan para pemangku kebijakan harus dibangun atas dasar saling memahami peran dan fungsi masing-masing.


    Ia berharap, melalui FKJ, akan tercipta pola komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan saling menghargai.


    “Yang paling utama adalah bagaimana kita memberikan pemahaman kepada mitra kerja, baik di SKPD, pejabat ASN, maupun Aparat Penegak Hukum (APH).


    "Wartawan bukanlah musuh, melainkan mitra kerja yang berjalan beriringan dalam mengawal pembangunan dan kepentingan publik,” jelasnya.


    Diskusi yang berlangsung selama rapat juga menjadi ajang bertukar gagasan terkait rencana program FKJ ke depan.


    Beberapa agenda yang mengemuka antara lain rencana diskusi publik, peningkatan kapasitas dan kompetensi jurnalis, serta penguatan etika dan profesionalisme pers di tingkat lokal.


    Para peserta rapat sepakat bahwa FKJ harus menjadi forum yang mampu merangkul seluruh jurnalis lintas organisasi, tanpa sekat kepentingan, serta menjadi sarana untuk menjaga independensi dan integritas pers.


    Rapat perdana ini diharapkan menjadi titik awal bagi FKJ Soppeng untuk tampil lebih solid, berdaya guna, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.


    Melalui pemberitaan yang berimbang, objektif, dan mengedukasi, FKJ diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan demokrasi dan literasi informasi di Kabupaten Soppeng.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini