Wajp, Kabartujuhsatu.news,–
Perkembangan olahraga pickleball di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat kian menunjukkan tren positif.
Hal ini terlihat dari semaraknya Tournament Pickleball Kuliner Open se-Sulselbar 2025 yang digelar di Sengkang, Kabupaten Wajo, pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2025.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Ikatan Pickleball Indonesia (IPF) Kabupaten Soppeng tampil mencuri perhatian lewat performa impresif para atletnya.
Di bawah komando Ketua IPF Soppeng, Aryadin Arif, kontingen Soppeng datang dengan persiapan matang.
Tidak sekadar hadir untuk meramaikan kompetisi, IPF Soppeng mengirimkan enam pasangan atlet terbaik untuk bersaing dengan 64 pasangan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Sejak pertandingan hari pertama, atmosfer kompetisi berlangsung sengit.
Setiap pertandingan mempertontonkan adu teknik, kecepatan, dan strategi tingkat tinggi.
Turnamen ini menjadi ajang pembuktian kualitas atlet-atlet pickleball daerah sekaligus momentum penting dalam memacu pembinaan olahraga yang tergolong baru namun berkembang pesat ini.
Dari enam pasangan yang diturunkan IPF Soppeng, duet Cibot dan Agus menjadi sorotan utama. Pasangan ini tampil konsisten sejak babak penyisihan dengan permainan agresif, pertahanan solid, serta komunikasi yang terjaga di setiap reli.
Kepercayaan diri mereka semakin meningkat setelah berhasil menumbangkan beberapa pasangan unggulan dari daerah lain.
Perjalanan Cibot–Agus menuju partai puncak tidaklah mudah. Pada setiap fase pertandingan, keduanya harus menghadapi lawan-lawan tangguh yang memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi. Namun berkat ketenangan bermain, kekompakan, serta mental bertanding yang kuat, mereka mampu melangkah hingga babak final.
Pada laga puncak, Cibot–Agus terlibat duel ketat yang menyedot perhatian penonton. Pertandingan berlangsung sengit dengan reli panjang dan adu strategi yang intens.
Meski harus mengakui keunggulan lawan di partai final, Cibot–Agus berhasil mengamankan posisi runner-up, sebuah prestasi membanggakan di tengah ketatnya persaingan tingkat regional Sulselbar.
Ketua IPF Soppeng, Aryadin Arif, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh atlet dan tim pendukung.
Ia menilai capaian ini merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta komitmen bersama dalam membangun prestasi pickleball di Kabupaten Soppeng.
“Prestasi ini bukanlah tujuan akhir. Ini adalah langkah awal untuk membawa pickleball Soppeng ke level yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Aryadin dengan penuh optimisme.
Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda di Soppeng untuk lebih serius menekuni olahraga pickleball, sekaligus mendorong dukungan dari berbagai pihak terhadap pembinaan olahraga tersebut.
Keberhasilan IPF Soppeng di ajang Pickleball Kuliner Open 2025 menjadi bukti bahwa olahraga pickleball terus tumbuh sebagai cabang olahraga kompetitif dan inspiratif.
Selain mengharumkan nama Kabupaten Soppeng, pencapaian ini juga mempertegas posisi Soppeng sebagai salah satu daerah yang patut diperhitungkan dalam peta perkembangan pickleball di Sulawesi.
Dari Soppeng ke Sengkang, dari lapangan ke prestasi, pickleball Soppeng terus melaju dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
(Red)




