-->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates
    pasang

    Daftar Blog Saya

    Pelatihan Teknis Tematik Teknologi Penggunaan Transplanter Diikuti Puluhan Penyuluh dari 2 Kecamatan

    kabartujuhsatu
    Sabtu, 19 Juni 2021, Juni 19, 2021 WIB Last Updated 2021-06-19T10:03:38Z
    masukkan script iklan disini

    Sidrap (Sulsel), Kabartujuhsatu.news,-Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) akan semakin memaksimalkan peran dan fungsinya dalam mendukung pembangunan pertanian. "Kita akan terus berupaya mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Hal tersebut bisa diwujudkan jika pertanian memiliki SDM berkualitas. Dan itu menjadi salah satu peran dan fungsi BPP yang akan kita maksimalkan di tahun ini," ucap Mentan SYL.

    Sedangkan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan peran dan fungsi BPP harus lebih maksimal lagi di tahun 2021 dan BPP harus mengambil peran dalam pembangunan pertanian. BPP harus mendukung pertanian yang maju, mandiri, dan modern. “Khususnya dalam meningkatkan pengetahuannya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, harus dilakukan dengan cara yang cerdas dengan memanfaatkan alat mesin pertanian modern secara optimal, sehingga produktivitasnya menjadi tinggi”. jelasnya.


    Menindaklanjuti arahan tersebut sebanyak 60 orang penyuluh pertanian berasal dari dua Kecamatan di kabupaten Sidrap yaitu Kecamatan Kulo dan Pancarijang mengikuti Pelatihan Teknis Tematik Teknologi Penggunaan Transplanter, pelatihan ini berlangsung selama 3 hari efektif dari tanggal 18 sampai 20 Juni 2021 yang dilaksanakan oleh BBPP Batangkaluku bekerja sama dengan UPTD Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian dalam hal mengoptimalkan penggunaan rice transplanter guna meningkatkan produksi komoditas pertanian khususnya tanaman pangan.


    Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan yang diwakili oleh Fungsional Kabupaten, Kamaruddin. dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi penyuluh pertanian karena di Kabupaten Sidrap ada beberapa proses tanam yang dinagan seperti alat tabela (tanam benih langsung), tanam pindah dan Transplanter. Namun penggunaan yang paling dominan alat Tabela sekitar 60% sedangkan penggunaan alat Transplanter masih kurang karena kurangnya ketersedian alat. Untuk itu diharapkan melalui pelatihan ini penggunaan alat Transplanter semakin ditingkatkan guna mempercepat proses penanaman.


    Salah satu peserta pelatihan Bapak Zainuddin begitu mengesankan karena selama ini kita hanya melihat alat Transplanter namun belum terampil dalam pengoperasiannya dengan adanya pelatihan ini kami harapkan bisa lebih terampil dalam penggunaannya dan lebih mengenal bagiannya secara detail serta nantinya dapat diterapkan di tingkat pelaku usaha.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini