-->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Huston "Pengedar Sabu Yang di Tembak Mati di Bajoe Bone Ternyata Asli Sidrap

    kabartujuhsatu
    Minggu, 18 April 2021, April 18, 2021 WIB Last Updated 2021-04-18T23:56:57Z
    masukkan script iklan disini

    Jenazah bandar sabu yang ditembak mati oleh petugas BNN dibawa ke rumah duka di Kabupaten Sidrap, Sulsel (Foto Istimewa)

    Bone (Sulsel), Kabartujuhsatu.news,- Bandar sabu yang dieksekusi mati dengan tembakan oleh BNN Pusat akhirnya terungkap identitasnya.

    Ternyata warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Namanya Hoston(26).

    Kendati kelahiran Sidrap, pria kelahiran 1995 tahun itu diketahui menetap di Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan.

    Ia tinggal di Pare-Pare bersama isterinya.

    Kerabat korban, Rusman yang ditemui di RS M Yasin Bone menuturkan pihak keluarga tidak meyangka bahwa yang ditembak BNN adalah ponakannya.

    “Keluarga tidak menyangka, apalagi kemarin masih bersama buka puasa dengan keluarga di Pare-pare,” kata Rusman, Minggu(18/4/2021).

    Bahkan kata dia, ponakannya Uston masih rencana hendak sahur bersama keluarga.

    “Namun saya tanya sama isterinya dia katanya minta izin keluar ambil mobil, tetapi tidak kembali,” kata Rusman.

    Sebelumnya, seorang bandar narkoba jenis sabu ditembak mati Badan Narkotika Nasional mengamankan bandar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (18/4/2021).

    Tepatnya tak jauh dari pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone Sulsel.

    Penangkapan ini dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat sekira pukul 04.23 Wita.

    Diduga ada tiga orang ditangkap dan satu diantaranya dikabarkan meninggal dunia.

    Mayat diduga pengedar sabu tersebut sudah disemayamkan di kamar jenazah RST Dr. M. Yasin Bone.

    Sejumlah petugas BNN Pusat, BNN Kabupaten di RS M Yasin.

    Kepala BNNK Bone Ismail Husain membenarkan adanya penangkapan tersebut.

    "Betul pihak BNN melakukan operasi di Bone, namun masih dalam pengembangan,” kata Ismail Husain, Minggu (18/4/2021).

    “Satu yang melawan petugas sudah di RS M Yasin,” terangnya.

    Informasi yang dihimpun, sebelumnya satu dari lainnya pengedar sabu ditembak mati lantaran melawan petugas saat penangkapan.

    “Ada satu orang meninggal, mayatnya di Rumah Sakit Yasin,” kata salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

    Bahkan saat penangkapan, suara tembakan terdengar jelas warga sekitar.

    Dalam penangkapan itu sejumlah barang bukti diduga sabu yang disimpan di dalam beberapa karung.

    Mayat pelaku saat ini dibawa ke Rumah Sakit M Yasin Bone. (Red/AH/K)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini