Bandarlampung, Kabartujuhsatu.news, Torehan lebih dari 300 prestasi yang diraih SMA YP Unila Bandar Lampung sepanjang 2026 mendapat apresiasi dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Ia berharap capaian tersebut menjadi modal bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat karakter kebangsaan generasi muda.
Apresiasi itu disampaikan Ahmad Muzani saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMA YP Unila, Jumat (23/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muzani menekankan bahwa sekolah tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian akademik. Lebih dari itu, lembaga pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang memiliki integritas, wawasan luas, sikap toleran, serta komitmen menjaga persatuan Indonesia.
Ia mengaku bangga atas pencapaian SMA YP Unila yang berhasil mengumpulkan lebih dari 300 prestasi di bidang akademik dan nonakademik hingga 22 Oktober 2026.
“Saya mengapresiasi SMA YP Unila telah mencatat lebih dari 300 prestasi sepanjang 2026 hingga 22 Oktober. Itu semua prestasi luar biasa di bidang akademik dan nonakademik,” ujar Muzani.
Menurutnya, prestasi tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui budaya belajar yang kuat. Para siswa juga diingatkan agar tidak cepat berpuas diri, melainkan terus mengembangkan kemampuan dan memperluas pengetahuan.
“Jangan malas membaca, karena membaca adalah kunci sukses,” tegasnya.
Muzani turut mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, berani menyampaikan pendapat, serta membiasakan diri berdiskusi dengan guru maupun sesama pelajar. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman sebagai identitas bangsa Indonesia. Perbedaan suku, agama, bahasa, dan adat istiadat harus menjadi kekuatan yang mempererat persaudaraan, bukan menjadi alasan untuk terpecah belah.
Karena itu, nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, dan sikap saling menghormati perlu ditanamkan secara konsisten melalui lingkungan pendidikan.
Muzani juga mendorong SMA YP Unila menjadi laboratorium pendidikan Indonesia. Sekolah diharapkan mampu menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan, kreativitas, prestasi, dan karakter, sekaligus tempat siswa mempraktikkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai, dengan potensi yang dimiliki, SMA YP Unila berpeluang memberikan kontribusi lebih luas terhadap kemajuan pendidikan di Lampung, bahkan di tingkat nasional dan internasional.
Sementara itu, Ketua Yayasan SMA YP Unila Bandar Lampung, Ryzal, menyambut positif kunjungan Ketua MPR RI tersebut. Ia menilai sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan memberikan nilai tambah bagi siswa, terutama dalam memperkuat pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Adapun Empat Pilar Kebangsaan yang disampaikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.
Ryzal menegaskan, capaian ratusan prestasi yang diraih sekolah menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, pihak yayasan juga menaruh perhatian pada pemerataan kesempatan agar setiap siswa dapat mengembangkan bakat dan meraih prestasi sesuai potensinya.
Ke depan, SMA YP Unila menargetkan pengembangan prestasi yang lebih merata di berbagai bidang, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam maupun luar negeri serta sekolah kedinasan.
Dengan penguatan kualitas pendidikan dan karakter kebangsaan, SMA YP Unila diharapkan tidak sekadar menjadi sekolah berprestasi, tetapi juga mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
(Red)
