Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Negeri 115 Alliwengeng, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Jum'at (23/10/2026). Meski berada di wilayah pinggiran, sekolah ini mampu menunjukkan kualitasnya dengan melahirkan siswa berprestasi dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Soppeng.
Dari empat siswa yang diutus mewakili Kecamatan Ganra, tiga di antaranya sukses meraih juara. Istimewanya, dua siswa berhasil menduduki posisi tertinggi dan dipastikan melangkah ke FTBI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Kedua siswa tersebut adalah Arssyil Abqari yang meraih Juara I lomba menulis cerpen putra serta Asriek Ibnu Sanjaya yang berhasil menjadi Juara I lomba mendongeng putra.
Sementara itu, Muh. Dzakir Rajab turut mengharumkan nama sekolah setelah meraih Juara II lomba pidato putra.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa potensi peserta didik tidak ditentukan oleh lokasi sekolah maupun keterbatasan fasilitas. Dengan semangat belajar, pembinaan yang berkelanjutan, dan keberanian mengembangkan kemampuan, siswa dari wilayah pinggiran pun mampu bersaing dan meraih hasil terbaik.
Sebelum tampil di tingkat kabupaten, keempat siswa tersebut telah melalui seleksi tingkat kecamatan. Mereka kemudian berkompetisi pada sejumlah cabang lomba, meliputi mendongeng putra dan putri, pidato, serta menulis cerpen.
Capaian tersebut juga menjadi momentum bersejarah bagi Kecamatan Ganra. Untuk pertama kalinya, dua siswa dari kecamatan tersebut berhasil melaju ke tingkat provinsi dalam ajang FTBI melalui satu sekolah yang sama, yakni SDN 115 Alliwengeng.
Kepala SDN 115 Alliwengeng, Sulheri, S.Pd., mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian anak didiknya. Prestasi itu diharapkan menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya agar terus belajar, mengasah bakat, dan tidak ragu menunjukkan kemampuan di berbagai ajang kompetisi.
Apresiasi juga ditujukan kepada guru pembimbing, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjuangan para siswa sejak tahap persiapan hingga perlombaan berlangsung.
Kini, tantangan berikutnya menanti Arssyil Abqari dan Asriek Ibnu Sanjaya. Keduanya akan membawa nama Kabupaten Soppeng ke panggung FTBI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan harapan mampu mempertahankan prestasi dan meraih hasil yang lebih membanggakan.
Dari pinggiran Sungai Walennai, SDN 115 Alliwengeng membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Justru dari semangat dan kerja keras, lahir prestasi yang membawa nama sekolah dan Kecamatan Ganra semakin diperhitungkan di dunia pendidikan Kabupaten Soppeng.
(Red)
