Kasad Pimpin Vidcon Percepatan Operasionalisasi KDKMP, Kodim 0808/Blitar Siap Kawal Ekonomi Desa

Kasad Pimpin Vidcon Percepatan Operasionalisasi KDKMP, Kodim 0808/Blitar Siap Kawal Ekonomi Desa


Blitar, Kabartujuhsatu.news, Kodim 0808/Blitar menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai program strategis nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam Video Conference (Vidcon) arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang digelar di KDKMP Kelurahan Bendo, Jalan Belawan, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini diikuti 12 orang dari unsur terkait, meliputi Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Pusat, jajaran Kodim 0808/Blitar, Lurah Bendo, Bhabinsa, serta Manajer KDKMP Bendo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim 144 yang dipimpin Marsda TNI Marsudiranto Widiyatmaka, M.Tr. (Han), bersama Brigjen TNI Dwi Santoso, S.E., Kolonel Laut (P) Eko Hariyanto, dan Letkol Inf Muchlison. Turut mendampingi di lokasi, Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag., para perwira staf Kodim 0808/Blitar, Lurah Bendo Lutfin Diasmaningrum Raden Roro, S.Sos., M.M., Bhabinsa Kelurahan Bendo Sertu Endro Hari W., serta Manajer KDKMP Bendo Ella Faridati, S.Pd.

Dalam arahannya, Kasad menekankan bahwa KDKMP merupakan program visioner Presiden RI yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa dan kelurahan.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam vidcon, sebanyak 28.685 titik KDKMP dari total target 35.667 lokasi telah selesai dibangun. Namun, dari jumlah tersebut, baru 1.116 titik yang telah beroperasi.

Untuk mempercepat realisasi program, pada 15–22 Oktober 2026, sebanyak 1.500 perwira TNI dari tiga matra diterjunkan sebagai tim verifikasi dan validasi. Tim tersebut bertugas memetakan kendala di lapangan, memeriksa kelayakan sarana dan prasarana, serta memastikan kesiapan fisik bangunan.

Langkah ini dilakukan guna mendukung target operasionalisasi 8.000 titik KDKMP pada tahun 2026.

Kasad juga menjelaskan bahwa KDKMP memiliki dua fungsi utama, yakni menjadi rantai pasok barang bersubsidi sekaligus menyerap hasil komoditas masyarakat lokal sebagai offtaker. Dengan fungsi tersebut, koperasi diharapkan mampu memperlancar distribusi kebutuhan pokok sekaligus membuka peluang pasar bagi produk masyarakat.

Meski demikian, tahap operasionalisasi dinilai menjadi tantangan tersendiri karena melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara unsur TNI, pengelola koperasi, dan PT Agrinas melalui perjanjian kerja sama pendampingan operasional selama dua tahun.

Selain menekankan pentingnya kolaborasi, Kasad mengingatkan agar seluruh sarana dan prasarana KDKMP didata dengan baik, dikontrol, serta diawasi secara ketat untuk menjaga efektivitas dan keberlanjutan program.

Sementara itu, Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag., menegaskan bahwa jajarannya siap mendukung instruksi pimpinan TNI AD dalam mengawal percepatan operasionalisasi KDKMP di wilayahnya.

Menurutnya, keikutsertaan Kodim 0808/Blitar dalam vidcon dan pendampingan di lapangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah.

Upaya tersebut mencakup pemeriksaan kesiapan fisik bangunan, validasi administrasi, hingga mendukung kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.

“Melalui pendampingan dan koordinasi yang baik, kami berharap operasionalisasi KDKMP dapat berjalan optimal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” demikian komitmen jajaran Kodim 0808/Blitar.

Dengan percepatan tersebut, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang sebagai penggerak ekonomi lokal yang mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong kemandirian ekonomi desa maupun kelurahan.

(Dim0808)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates