Bone, Kabartujuhsatu.news, Dojo INKANAS BPI Bone menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan FORKI Bone 2026 yang berlangsung pada 23–24 Oktober 2026. Kontingen ini berhasil meraih Podium III dengan mengoleksi total 20 medali, terdiri atas 8 emas, 5 perak, dan 7 perunggu.
Capaian tersebut menjadi hasil positif dari proses pembinaan atlet yang mengedepankan kedisiplinan, kerja keras, dan semangat juang. Para atlet INKANAS BPI Bone menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam sejumlah nomor pertandingan kata dan kumite, mulai dari kelompok usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, hingga junior.
Keberhasilan meraih 20 medali sekaligus memperlihatkan potensi atlet-atlet muda yang terus berkembang melalui latihan dan pengalaman bertanding.
Delapan medali emas berhasil dipersembahkan oleh para atlet Dojo INKANAS BPI Bone melalui sejumlah nomor pertandingan.
Perolehan emas tersebut diraih Nur Adelia pada nomor Junior Kata Putri dan Junior Kumite, Radja Adityawarman pada Junior Kumite, Rifqi Praudin pada Kumite -25 kg, Shafira pada Kadet Kumite +61 kg Putri, Sahrul pada Kadet Kumite -57 kg Putra, Muh. Gian pada Pra-Pemula Kumite -35 kg, serta Yuki pada Pemula Kumite +52 kg Putri.
Selain medali emas, para atlet juga berhasil membawa pulang lima medali perak dan tujuh medali perunggu dari berbagai kategori yang dipertandingkan.
Medali perak diraih Muh. Rifki pada Kata Perorangan Pra-Usia Dini, Muh. Rifki Al Faiz pada Pemula Putra Kata Perorangan, Nur Aqilah pada Kadet Kumite +61 kg Putri, Syafiqah pada Pemula Kumite -40 kg Putri, serta Fatwa pada Pemula Kumite -52 kg.
Sementara itu, tujuh medali perunggu dipersembahkan Syafiqah Azzahra pada Pemula Kata Putri, Abizar Praudin pada Kumite -25 kg, Taufiqul pada Kadet Kumite -63 kg Putra, Salman pada Pra-Pemula Kumite +35 kg Putra, Naufalyn pada Pra-Pemula Kumite +30 kg, Faiz pada Pemula Kumite -50 kg, dan Fauzan pada Pemula Kumite +55 kg Putra.
Pelatih Dojo INKANAS BPI Bone, Muldiyana, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para atlet dalam kejuaraan tersebut. Ia menilai hasil yang diraih merupakan buah dari proses latihan, kedisiplinan, semangat juang, serta pengalaman bertanding yang terus dibangun.
“Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan pengalaman dan hasil yang membanggakan. Namun, perjalanan belum selesai. Kami akan terus berlatih, mengevaluasi kekurangan, dan memperbaiki kemampuan agar ke depannya bisa menjadi lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkap Muldiyana. Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, hasil kejuaraan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas atlet dalam menghadapi kompetisi berikutnya.
Senada dengan itu, pelatih Rapika dan Hilmiati berkomitmen untuk terus memperkuat proses pembinaan di lapangan. Evaluasi teknik, peningkatan kondisi fisik, penguatan mental bertanding, serta pembentukan kedisiplinan akan menjadi fokus dalam persiapan selanjutnya.
Prestasi Podium III pada Kejuaraan FORKI Bone 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Dojo INKANAS BPI Bone untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pembinaan.
Para atlet diharapkan tidak cepat berpuas diri, tetap rendah hati, menjaga kedisiplinan, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kemampuan.
Bagi Dojo INKANAS BPI Bone, keberhasilan tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diraih. Lebih dari itu, karate menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, sportivitas, keberanian, tanggung jawab, dan mental juara.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pelatih serta atlet, Dojo INKANAS BPI Bone optimistis dapat terus berproses untuk menghadapi kejuaraan berikutnya dan membidik prestasi yang lebih tinggi.
Ewako! Terus berlatih, junjung sportivitas, jaga disiplin, dan kobarkan semangat juang menuju podium juara berikutnya!
(Red)
