Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Coppo Pelli Lawengeng, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, masih berlanjut hingga Kamis malam (20/8/2026).
Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto turun langsung memimpin penyisiran bersama Kepala UPTD KPH Walanae Ir. Adil Wello, S.Hut., M.H., personel Kodim 1423/Soppeng serta Lurah Bila.
Penyisiran dilakukan melalui kegiatan mopping up, yakni memastikan bara api maupun titik panas yang masih tersisa setelah proses pemadaman tidak kembali menjadi sumber kebakaran.
Petugas menyusuri sejumlah bagian kawasan yang sebelumnya dilalap api. Beberapa titik masih ditemukan bara kecil sehingga langsung dilakukan pemadaman dan pendinginan.
Letkol Inf Eko Yuliyanto mengatakan, mopping up menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla karena api yang terlihat padam belum tentu sepenuhnya aman. Bara yang tertinggal di bawah semak atau material kering dapat kembali menyala apabila tidak ditangani.
Medan kawasan Coppo Pelli Lawengeng yang cukup terjal juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Karena itu, penyisiran dilakukan secara bertahap dengan memeriksa titik-titik yang dinilai berpotensi menyimpan bara.
“Kita pastikan tidak ada lagi bara atau titik api yang dapat memicu kebakaran kembali. Setelah pemadaman, kawasan harus benar-benar diperiksa,” ujar Dandim.
Sinergi antara TNI, UPTD KPH Walanae dan Pemerintah Kelurahan Bila terus diperkuat untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman.
Dari hasil penyisiran, bara yang ditemukan berhasil dipadamkan. Kendati demikian, petugas tetap mengingatkan pentingnya pemantauan di lokasi bekas kebakaran untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

