Tanggul Jebol Pasca Banjir, Kolaborasi Pemerintah dan PSM di Soppeng Tuai Apresiasi -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Daftar Blog Saya

    Tanggul Jebol Pasca Banjir, Kolaborasi Pemerintah dan PSM di Soppeng Tuai Apresiasi

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 31 Maret 2026, Maret 31, 2026 WIB Last Updated 2026-03-31T10:42:27Z
    masukkan script iklan disini

    Alat berat pemda Soppeng, Ketua IPSM Soppeng Zainuddin Laba dan aktivitas masyarakat gotong royong (ist). 


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi bencana. Pasca jebolnya tanggul Sungai Tokare akibat luapan Sungai Paddangeng/Leworeng pada 19–20 Maret 2026, upaya pemulihan kini terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari masyarakat hingga pemerintah daerah.


    Banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya menyebabkan dampak cukup luas.


    Sejumlah permukiman warga terendam, akses jalan raya terganggu, serta fasilitas umum seperti sekolah ikut terdampak.


    Tak hanya itu, lahan pertanian berupa sawah dan kebun milik warga juga mengalami kerusakan yang cukup signifikan.


    Namun di tengah kondisi tersebut, muncul semangat kebersamaan yang patut diapresiasi.


    Perbaikan tanggul Sungai Tokare kini tengah dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Soppeng.


    Pemerintah daerah menunjukkan respons cepat dan nyata dengan menurunkan alat berat berupa excavator guna mempercepat proses perbaikan.


    Kehadiran alat berat tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pekerjaan di lapangan.


    “Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Maret 2026 dan hingga saat ini masih terus berjalan,” ungkap Zainuddin Laba, tokoh masyarakat dari Kecamatan Donri-Donri.


    Tak hanya pemerintah, keterlibatan unsur sosial masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses ini.


    Kegiatan tersebut turut difasilitasi oleh Pemuda Peduli Sosial yang merupakan bagian dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Kessing, yang dikoordinatori oleh Ruslan Zaini.


    Kehadiran PSM menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak bencana.


    Zainuddin Laba yang juga dikenal sebagai mantan Sekretaris Desa dengan pengalaman puluhan tahun, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat.



    Ia secara khusus mengapresiasi kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle yang dinilai sigap dalam merespons kondisi darurat tersebut.


    “Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan,” ujarnya. Selasa (31/3/2026). 


    Sebagai Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Soppeng, ia juga menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, PSM, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.


    Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa semangat kepedulian sosial di Kabupaten Soppeng masih sangat kuat dan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.


    Lebih lanjut, ia berharap agar proses perbaikan tanggul dapat segera rampung sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal, khususnya bagi para petani yang sangat bergantung pada kondisi lahan yang aman dari banjir.


    “Kami berharap pekerjaan ini bisa segera selesai dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar bantaran sungai,” tambahnya.


    Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah fondasi utama dalam menghadapi bencana.


    Apa yang terjadi di Kabupaten Soppeng hari ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan solusi, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.


    Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, masyarakat optimistis bahwa wilayah mereka akan segera pulih dan bangkit lebih kuat dari sebelumnya.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini