Pesantren Ramadan SMPN 16 Makassar 2026, Perkuat Karakter dan Spiritualitas Siswa -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Pesantren Ramadan SMPN 16 Makassar 2026, Perkuat Karakter dan Spiritualitas Siswa

    Kabartujuhsatu
    Kamis, 05 Maret 2026, Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-06T05:08:02Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, SMPN 16 Makassar kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan 2026 sebagai bagian dari program pembinaan karakter siswa selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Maret 2026, dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX.


    Program tahunan tersebut menjadi salah satu agenda penting sekolah dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, kedisiplinan, serta membentuk akhlak mulia di kalangan siswa.


    Kepala SMPN 16 Makassar, Amiruddin D, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial selama bulan puasa, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter yang berdampak pada kehidupan sehari-hari siswa.


    “Pesantren Ramadan ini tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai moral yang penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.


    Selama pelaksanaan Pesantren Ramadan, para siswa mendapatkan berbagai materi keagamaan yang disampaikan oleh guru serta pembina kegiatan. Materi yang diberikan meliputi tadarrus Al-Qur’an, praktik salat, tata cara bersuci, pemahaman tentang zakat dan sedekah, hingga edukasi mengenai etika dalam menggunakan media sosial.


    Tidak hanya berupa teori, siswa juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung berbagai materi tersebut. Hal ini bertujuan agar pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


    Kegiatan tadarrus Al-Qur’an menjadi salah satu agenda utama yang dilaksanakan setiap hari. Para siswa membaca Al-Qur’an secara bersama-sama dengan bimbingan guru, menciptakan suasana religius yang khusyuk dan penuh kebersamaan.


    Selain itu, siswa juga mengikuti praktik ibadah seperti salat berjamaah serta pembelajaran mengenai adab dan etika dalam kehidupan sosial.


    Selama empat hari pelaksanaan kegiatan, suasana di lingkungan sekolah terlihat lebih religius dan penuh semangat. Para siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias.


    Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman spiritual, tetapi juga menjadi momen kebersamaan antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan.


    Melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif, Pesantren Ramadan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk menjalankan ibadah secara konsisten serta menerapkan perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


    Menariknya, pihak sekolah juga memberikan perhatian khusus kepada siswa yang beragama Kristen. Sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman, sekolah menyelenggarakan pembinaan kerohanian secara terpisah bagi siswa non-Muslim selama kegiatan berlangsung.


    Langkah ini menjadi wujud komitmen SMPN 16 Makassar dalam menjaga nilai toleransi, kebersamaan, dan saling menghormati antarumat beragama di lingkungan pendidikan.


    Dengan adanya kegiatan pembinaan yang inklusif, seluruh siswa tetap mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan nilai spiritual sesuai dengan keyakinan masing-masing.


    Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, sekolah berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, etika yang baik, serta tanggung jawab sosial.


    Program ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian siswa secara menyeluruh.


    Dengan semangat Ramadan yang penuh berkah, kegiatan Pesantren Ramadan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual dan moral para siswa di masa depan.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini