Makassar, Kabartujuhsatu.news, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengawali rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar dengan melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung 45 Makassar, Rabu malam (18/2/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar itu menjadi penanda resmi dimulainya Safari Ramadan 1447 Hijriah yang tahun ini kembali digelar di seluruh kecamatan. Suasana masjid tampak dipenuhi jamaah yang antusias menyambut malam pertama Ramadan dengan penuh kekhusyukan.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Munafri yang akrab disapa Appi mengungkapkan rasa syukur karena dapat kembali bersilaturahmi bersama masyarakat pada momentum istimewa bulan suci.
“Alhamdulillah, malam ini kita dipertemukan kembali dengan Ramadan. Kita bisa bersilaturahmi dan melaksanakan ibadah berjamaah dalam suasana penuh keberkahan,” ujarnya.
Appi menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bulan yang sarat makna dan hanya hadir sekali dalam setahun.
Ia mengajak seluruh umat Muslim di Makassar untuk memanfaatkan 30 hari ke depan sebagai kesempatan memperbaiki diri.
Menurutnya, Ramadan adalah bulan penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan. Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak menjalani bulan suci hanya sebagai seremoni spiritual tanpa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa meninggalkan bekas dalam diri kita. Mari kita maksimalkan ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan,” pesannya.
Ia juga mendoakan agar seluruh masyarakat Makassar diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga mampu menjalankan ibadah puasa dan rangkaian amalan Ramadan secara optimal hingga hari kemenangan tiba.
Pada kesempatan tersebut, Appi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar kembali melaksanakan Safari Ramadan yang akan menjangkau masjid-masjid di 15 kecamatan.
Program ini, lanjutnya, bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Safari Ramadan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga dalam suasana religius.
“Insya Allah kami akan berkeliling ke masjid-masjid di seluruh kecamatan. Pemerintah harus hadir, membersamai, dan menyapa masyarakat secara langsung,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Makassar juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial selama bulan suci.
Ramadan tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran ulama asal Yaman, Syekh Abdul Aziz Alareqi, yang turut menyertai sejumlah agenda ibadah Ramadan di Makassar.
Dikenal sebagai imam dan hafiz Al-Qur’an yang kerap diundang ke berbagai negara, kehadiran Syekh Abdul Aziz diharapkan mampu menambah kekhusyukan serta semangat ibadah jamaah selama Ramadan.
Appi menyebut, keterlibatan ulama dalam Safari Ramadan menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana religius yang lebih mendalam bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Appi menekankan pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan selama Ramadan. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
“Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri. Terima kasih atas kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan solidaritas sosial di bulan suci ini,” ujarnya.
Ia berharap Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta membangun Makassar yang semakin harmonis, religius, dan berdaya saing.
(Red)



