Makassar, Kabartujuhsatu.news,, Upaya penataan Kota Makassar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga. Komisi V DPR RI bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang dan Pemerintah Kota Makassar sepakat bersinergi menata kawasan perkotaan agar lebih bersih, tertib, dan estetis sesuai arahan pemerintah pusat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa dukungan dari Komisi V DPR RI dan BBWS menjadi energi baru bagi pemerintah kota dalam menjalankan program penataan trotoar, kanal, hingga kawasan pinggiran sungai.
Menurutnya, pembenahan ini penting untuk menciptakan ruang kota yang nyaman bagi masyarakat.
Appi, sapaan akrab Munafri, menegaskan banyak persoalan penataan kota bersinggungan dengan kewenangan lintas instansi sehingga membutuhkan komunikasi dan kerja sama yang intens.
Ia menilai kolaborasi ini akan mempercepat realisasi program penataan yang selama ini menjadi kebutuhan warga.
Sebelumnya, rencana kolaborasi tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi yang menghadirkan Anggota Komisi V DPR RI asal Sulawesi Selatan Hamka B. Kady, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi, serta jajaran Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sulawesi Selatan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.
Munafri menjelaskan, fokus pembahasan diarahkan pada isu strategis perkotaan, khususnya pengelolaan kanal, kebersihan aliran sungai, serta penataan kawasan pinggir jalan.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Dukungan lintas sektor tersebut juga disebut sejalan dengan arahan Presiden terkait pentingnya penataan infrastruktur perkotaan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah Kota Makassar menilai sinergi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program ini.
Sementara itu, Hamka B. Kady menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terlebih dalam menghadapi musim hujan.
Ia menilai penataan kanal dan ruang publik bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut fungsi lingkungan dan keselamatan warga.
Dengan kolaborasi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap wajah kota semakin tertata, kanal lebih bersih, serta ruang publik kembali nyaman digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. (Red)



