Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Kukuhkan Dr. Ahmad Sandi sebagai Doktor Ekonomi Islam
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Kukuhkan Dr. Ahmad Sandi sebagai Doktor Ekonomi Islam

    Kabartujuhsatu
    Kamis, 29 Januari 2026, Januari 29, 2026 WIB Last Updated 2026-02-01T00:28:59Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali mencatatkan capaian akademik melalui pengukuhan Dr. Ahmad Sandi, S.E., M.Si. sebagai Doktor dalam bidang Ekonomi Islam. 


    Pengukuhan tersebut berlangsung dalam sidang promosi doktor terbuka yang digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.


    Sidang promosi doktor dipimpin langsung oleh Prof. H. Abustani Ilyas, M.Ag. selaku Ketua Sidang. Turut hadir dewan promotor dan kopromotor yang terdiri atas Prof. Dr. Muslimin Kara, S.Ag., M.Ag., Prof. Dr. Amiruddin K., M.E.I., serta Dr. Rahman Ambo Masse, Lc., M.Ag. 


    Kehadiran para akademisi tersebut menegaskan kualitas dan integritas proses akademik di lingkungan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.


    Sementara itu, tim penguji yang terlibat dalam sidang promosi doktor ini meliputi Prof. Dr. H. Muhammad Asdar, S.E., M.Si. sebagai penguji eksternal, Prof. Dr. Hamzah Khaeriyah, M.Ag., Dr. H. Rahmawati Muin, M.Ag., dan Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.HI. 


    Para penguji memberikan sejumlah catatan, apresiasi, serta penguatan akademik terhadap disertasi yang dipresentasikan.


    Dalam sidang tersebut, Ahmad Sandi memaparkan disertasinya yang berjudul “Efektivitas Akad Qard Al-Hasan Berbasis Kearifan Lokal Maja Labo Dahu dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kota Bima (Studi Kasus pada Koperasi Syariah Nurul Iman Wal Amal)”. Disertasi ini mengkaji praktik pembiayaan sosial Islam yang dikontekstualisasikan dengan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bima.


    Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad Qard Al-Hasan terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah. 


    Model pembiayaan tanpa bunga ini mampu membantu anggota koperasi dalam mengembangkan usaha, memenuhi kebutuhan ekonomi, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.


    Menariknya, penelitian ini juga mengintegrasikan nilai kearifan lokal “Maja Labo Dahu”, yang bermakna malu dan takut, sebagai prinsip moral masyarakat Bima. 


    Nilai tersebut tidak hanya berfungsi sebagai norma sosial, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat komitmen anggota koperasi terhadap akad yang telah disepakati. 


    Dengan demikian, aspek spiritual, sosial, dan ekonomi saling terhubung dalam praktik ekonomi syariah yang diteliti.


    “Hasil penelitian saya menunjukkan bahwa model pembiayaan ini memiliki efektivitas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. 


    Selama melakukan observasi, saya menemukan banyak masyarakat yang sangat terbantu oleh keberadaan koperasi syariah ini,” ungkap Ahmad Sandi dalam sesi pemaparan dan tanggapan sidang.


    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kajian mengenai kearifan lokal tidak hanya penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya pelestarian nilai-nilai luhur budaya lokal agar tetap relevan dan berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat. 


    Ia berharap model pembiayaan Qard Al-Hasan berbasis kearifan lokal ini dapat diadopsi secara lebih luas oleh koperasi syariah di berbagai daerah di Indonesia.


    Sidang promosi doktor ditutup dengan pembacaan keputusan sidang oleh Ketua Sidang yang menyatakan Ahmad Sandi dinyatakan lulus dengan nilai 3,93 dan predikat “sangat memuaskan.” Dewan promotor memberikan apresiasi atas kontribusi ilmiah disertasi tersebut dan berharap kajian ini dapat memperkaya pengembangan ilmu Ekonomi Islam yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan kearifan lokal.


    Dengan kelulusan ini, Dr. Ahmad Sandi, S.E., M.Si. resmi tercatat sebagai Doktor ke-1.551 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, sekaligus memperkuat peran Pascasarjana UIN Alauddin Makassar dalam melahirkan sumber daya manusia unggul dan berkontribusi bagi pengembangan keilmuan serta kesejahteraan masyarakat.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini