Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Suasana SD Negeri 7 Salotungo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (11/1/2026), mendadak berubah menjadi pusat perhatian dunia pendidikan.
Sejak pagi hari, ratusan pelajar dari berbagai sekolah tampak memadati lingkungan sekolah dengan semangat tinggi.
Mereka datang dengan satu tujuan besar: mengikuti Mega Tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar oleh Brain Academy Ruangguru Cabang Soppeng.
Tak kurang dari 500 siswa yang terdiri dari peserta kelas VI SD dan kelas IX SMP ambil bagian dalam kegiatan akbar ini.
Kehadiran mereka menciptakan atmosfer kompetitif sekaligus penuh antusiasme. Bagi para peserta, Mega Tryout TKA bukan sekadar latihan biasa, melainkan simulasi nyata yang dirancang untuk mengukur kesiapan menghadapi TKA sesungguhnya.
Sejak memasuki ruang ujian, para siswa terlihat serius dan fokus. Soal-soal yang disajikan memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi dan disusun menyerupai standar TKA nasional, lengkap dengan durasi pengerjaan serta sistem penilaian yang ketat.
Hal ini membuat peserta benar-benar merasakan pengalaman ujian yang sesungguhnya, sekaligus melatih mental dan manajemen waktu mereka.
Kegiatan Mega Tryout TKA ini menjadi bukti nyata sinergi positif antara Ruangguru dan Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan daerah.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan akses belajar yang lebih merata dan berkualitas bagi seluruh peserta didik, tanpa terkendala latar belakang ekonomi.
Kepala SD Negeri 7 Salotungo, Abdul Asis, S.Pd.I, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Mega Tryout TKA sebagai “angin segar” bagi dunia pendidikan, khususnya di Kecamatan Lalabata.
“Kegiatan ini sangat membantu siswa. Mereka jadi tahu gambaran ujian yang akan dihadapi. Tidak hanya kemampuan akademik yang diasah, tetapi juga mental dan rasa percaya diri anak-anak,” ujarnya.
Abdul Asis juga menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap bimbingan belajar, namun masih terkendala oleh faktor ekonomi.
“Peminatnya luar biasa, tetapi kemampuan ekonomi orang tua belum merata. Mega Tryout seperti ini menjadi solusi nyata agar semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk berlatih dan berkembang,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Pengawas Sekolah Gugus I Kecamatan Lalabata, Sudirman. Menurutnya, hasil Mega Tryout dapat menjadi alat evaluasi penting bagi sekolah dan guru dalam memetakan capaian belajar siswa.
“Dari hasil tryout ini, kita bisa melihat sejauh mana penguasaan materi siswa. Ini menjadi alarm sekaligus peta jalan untuk melakukan penguatan, termasuk perencanaan belajar tambahan di sore hari,” jelasnya.
Sementara itu, Branch Manager Ruangguru Cabang Soppeng, Nuratmi Jaya, S.Si, menegaskan bahwa Mega Tryout TKA dirancang tanpa kompromi. Seluruh aspek ujian dibuat semirip mungkin dengan TKA yang sebenarnya.
“Ini bukan latihan biasa. Bentuk soal, jumlah soal, waktu pengerjaan, hingga sistem penilaian semuanya kami sesuaikan dengan TKA asli. Tujuannya agar siswa benar-benar siap,” tegas Nuratmi.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Ruangguru juga menyediakan leaderboard resmi serta piala bagi tiga peserta terbaik di masing-masing jenjang SD dan SMP.
Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan mendorong siswa untuk terus meningkatkan prestasi.
Nuratmi menambahkan bahwa Mega Tryout TKA akan menjadi agenda rutin tahunan Ruangguru di Kabupaten Soppeng sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi pelajar yang unggul, siap bersaing, dan percaya diri menghadapi tantangan akademik di masa depan.
Dengan suksesnya pelaksanaan Mega Tryout TKA ini, Kecamatan Lalabata mengirimkan pesan kuat bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan buku pelajaran, tetapi juga tentang kesiapan mental, keberanian menghadapi tantangan, serta kesempatan yang adil bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
(Red)



