Momen Haru di Indonesia Arena: Azzam Buat Ribuan Guru Terpukau, Presiden Prabowo Peluk Hangat Sang Siswa
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Momen Haru di Indonesia Arena: Azzam Buat Ribuan Guru Terpukau, Presiden Prabowo Peluk Hangat Sang Siswa

    Kabartujuhsatu
    Jumat, 28 November 2025, November 28, 2025 WIB Last Updated 2025-11-29T02:01:16Z
    masukkan script iklan disini


    Indonesia Arena, Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Ratusan pasang mata terpaku pada sosok kecil yang berdiri di tengah panggung berlampu biru keemasan. Jumat (28/11/2025), suasana yang semula riuh mendadak berubah hening ketika Azzam Nur Mu’jizat, siswa Kelas I SMPLB PKK Gedeg, Mojokerto, menuntaskan bait terakhir lagu “Terima Kasih Guruku”.


    Suaranya lembut namun penuh keyakinan, mengalun memenuhi ruang besar yang tampak seolah ikut menahan napas.


    Bersama partner duetnya, Queenara Khairunnisa Sudirman, Azzam menghadirkan harmoni jernih yang menyentuh ribuan hati yang hadir dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025.


    Keduanya bukan hanya menyanyi, tetapi menyampaikan pesan tulus tentang peran guru dalam membentuk masa depan bangsa. Beberapa guru di barisan depan tampak tak kuasa menahan air mata.


    Presiden Prabowo Subianto, yang hadir dan duduk tepat di hadapan panggung, tak melepaskan pandangan sejak awal penampilan.


    Wajahnya tampak serius namun penuh perhatian, seakan memahami setiap nada yang dilantunkan.


    Ketika lagu usai, tepuk tangan panjang dan hangat langsung menggema, memenuhi seluruh penjuru arena.


    Namun, keharuan sesungguhnya muncul setelah acara resmi ditutup. Di tengah ramainya kamera dan sorotan media, Presiden Prabowo turun dari tempat duduknya dan menghampiri Azzam.


    Sang siswa, yang masih kebingungan antara gugup dan bahagia, langsung disambut dengan senyum lebar dan pelukan hangat.


    “Hebat sekali kamu,” ujar Presiden dengan nada lembut, sambil menepuk bahu Azzam.


    Dengan penuh perhatian, Presiden Prabowo Subianto menanyakan kabar Azzam, memuji keberaniannya tampil di hadapan ribuan orang, dan menyampaikan rasa bangga atas dedikasi siswa tersebut. Interaksi itu berlangsung singkat, namun jelas sarat makna.


    Di tengah hiruk-pikuk acara besar kenegaraan, momen kecil itu menjadi gambaran kuat tentang sisi manusiawi seorang pemimpin.


    Bukan hanya sebagai Presiden, tetapi sebagai sosok yang melihat potensi pada seorang anak dan memberinya ruang untuk bersinar.


    Bagi Azzam, hari tersebut mungkin menjadi salah satu kenangan terindah dalam hidupnya, pengakuan atas usahanya, keberaniannya, dan perjalanan pendidikannya.


    Sementara bagi para guru, kejadian ini menjadi pengingat yang kuat bahwa inti pendidikan bukan hanya soal angka atau kurikulum, melainkan tentang membesarkan manusia muda dengan kasih sayang, kesempatan, dan keyakinan bahwa setiap dari mereka memiliki cahaya sendiri.


    Dan bagi Indonesia, Azzam mengajarkan pesan sederhana namun mendalam: bahwa bakat, keberanian, dan cahaya dapat muncul dari mana saja, selama kita bersedia membuka ruang bagi mereka untuk bersinar.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini