Soppeng, Kabartujuhsatu.news,,– Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt), Andi Muhammad Surahman, menghadiri kegiatan Syawalan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Musyawarah Pimpinan Daerah I Muhammadiyah Kabupaten Soppeng.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Kantor Muhammadiyah Soppeng, Jalan Bila Selatan No. 20, Watansoppeng, pada Sabtu (4/4/2026), dengan dihadiri sekitar 100 jamaah Muhammadiyah serta berbagai unsur pimpinan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Sekretaris Daerah mewakili Bupati Soppeng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Syawalan yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan solidaritas, serta menjaga nilai-nilai spiritual pasca-Ramadan,” ujarnya.
Hikmah Syawalan disampaikan oleh Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Dr. Dahlan Lamabawa, S.Ag., M.Ag., yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga semangat ibadah dan nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Soppeng Dr. Syamsuddin yang juga menjabat sebagai Ketua BKPRMI Kabupaten Soppeng, Pasi Intel Kodim 1423 Soppeng, serta para pimpinan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Pimpinan Daerah I Muhammadiyah Kabupaten Soppeng yang bertujuan untuk membahas program kerja organisasi serta memperkuat konsolidasi internal.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta berakhir pada pukul 11.45 WITA.
Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Soppeng secara internal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dapat terus ditingkatkan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
(Red)









