Makassar, Kabartujuhsatu.news, Suasana haru menyelimuti Embarkasi Haji Sudiang, Makassar, saat jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) pertama resmi diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi.
Isak tangis keluarga, doa yang dipanjatkan, serta wajah penuh harap para calon jamaah haji menjadi momen emosional yang tak terlupakan.
Sejak Selasa malam pukul 20.50 WITA, para jamaah mulai berdatangan dan berkumpul di Wisma Mina kawasan Embarkasi Haji Makassar.
Mengenakan seragam biru putih, mereka duduk berbaris dengan rapi, sebagian tampak menundukkan kepala sambil melafalkan doa, sementara yang lain tak kuasa menahan haru setelah menunggu bertahun-tahun untuk menunaikan ibadah haji.
Tangisan keluarga pun pecah saat proses pelepasan dimulai. Pelukan hangat, doa, dan lambaian tangan mengiringi langkah para jamaah menuju bus yang akan membawa mereka ke pesawat.
Banyak di antara mereka mengaku momen ini menjadi panggilan yang telah dinantikan seumur hidup.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, turut hadir langsung mendampingi jamaah. Ia memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai standar pelayanan haji.
"Kami hadir untuk memastikan para jamaah mendapatkan pelayanan terbaik. Kesehatan mereka kami cek, administrasi kami pastikan selesai, dan seluruh prosedur keberangkatan berjalan lancar," ujarnya.
Selama masa karantina di embarkasi, para jamaah menjalani sejumlah tahapan penting. Mulai dari pemeriksaan kesehatan akhir, pembagian gelang identitas, hingga pengarahan teknis terkait pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga melakukan pengecekan dokumen serta pengaturan bagasi secara ketat.
Tak hanya itu, fasilitas lengkap disiapkan untuk kenyamanan jamaah. Layanan kesehatan 24 jam, akomodasi nyaman, katering, hingga pendampingan spiritual diberikan sejak mereka tiba di embarkasi.
Jamaah lansia dan berkebutuhan khusus pun mendapatkan perhatian khusus dengan penyediaan kursi roda serta pendamping medis.
Proses pelepasan Kloter 1 berlangsung lancar dan tertib. Namun yang paling membekas adalah suasana penuh kekhusyukan dan haru yang menyelimuti seluruh area embarkasi. Air mata dan doa terus mengalir, mengiringi keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.
Kini, para jamaah memulai perjalanan spiritual mereka dengan harapan meraih haji mabrur. Keluarga yang ditinggalkan pun hanya bisa memanjatkan doa, berharap orang-orang tercinta kembali dengan selamat serta membawa keberkahan bagi daerah dan keluarga mereka.
Keberangkatan kloter pertama Rabu dini hari (22/4/2026 pukul 03 wita ini menjadi awal dimulainya gelombang besar jamaah haji dari Indonesia tahun ini.
Ribuan jamaah lainnya dijadwalkan menyusul dalam beberapa hari ke depan, dengan persiapan yang telah dimatangkan demi memastikan perjalanan ibadah berjalan aman, nyaman, dan penuh khidmat.
(Red)







