Wali Kota Makassar Tinjau Gerakan Pasar Murah di Monumen Mandala, Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Wali Kota Makassar Tinjau Gerakan Pasar Murah di Monumen Mandala, Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran

    Kabartujuhsatu
    Kamis, 12 Maret 2026, Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T06:52:36Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Makassar di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (13/3/2026) pagi.


    Kunjungan tersebut dilakukan Munafri untuk memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program intervensi harga pangan yang digagas pemerintah kota menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.


    Munafri tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WITA. Setibanya di lokasi, ia langsung menyempatkan diri berdialog dengan warga yang tengah mengantre untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi.


    Selain itu, ia juga memantau langsung ketersediaan stok serta harga bahan pangan yang dijual dalam kegiatan pasar murah tersebut.


    Menurut Munafri, pelaksanaan Gerakan Pasar Murah merupakan langkah konkret pemerintah kota dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari raya.


    “Total ada sembilan titik yang dibuka hari ini. Ini sengaja kita lakukan untuk memberikan intervensi terhadap kebutuhan pangan masyarakat menjelang hari raya,” ujar Munafri di sela-sela peninjauan.


    Ia menegaskan, kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang Idulfitri.


    Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan dapat membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil sesuai ketentuan pemerintah.


    “Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan harga eceran yang sesuai dengan aturan pemerintah. Ini juga untuk menghindari selisih harga yang dimainkan oleh tengkulak,” jelasnya.


    Lebih lanjut, Munafri memastikan bahwa kegiatan pasar murah tidak hanya dilaksanakan dalam satu hari saja.


    Program ini akan terus digelar hingga mendekati Hari Raya Idulfitri dan dilaksanakan di berbagai titik berbeda agar dapat menjangkau masyarakat secara merata.


    “Ini berjalan sampai H-1 Lebaran. Setiap hari kita buka di sembilan titik dan diupayakan menjangkau hampir seluruh kecamatan, minimal satu kelurahan setiap kecamatan,” katanya.


    Dalam kesempatan tersebut, Munafri terlihat cukup lama berada di lokasi pasar murah untuk melihat langsung antusiasme warga. Sejak pagi, masyarakat telah memadati area kegiatan meskipun cuaca cukup terik.


    Warga tampak sabar mengantre untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.


    Melihat tingginya minat masyarakat, pemerintah kota juga menerapkan pembatasan pembelian bagi setiap warga.


    Kebijakan tersebut dilakukan agar distribusi bahan pokok dapat lebih merata dan dinikmati oleh lebih banyak masyarakat.


    “Alhamdulillah animo warga sangat bagus. Karena itu pembeliannya juga kita batasi supaya semua masyarakat punya kesempatan yang sama mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sudah ditetapkan,” ungkapnya.


    Dalam program Gerakan Pasar Murah tersebut, pemerintah menyediakan lima komoditas utama yang dijual dengan harga subsidi. Komoditas tersebut di antaranya beras kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000, telur ayam satu rak Rp56.000, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.


    Harga tersebut dinilai jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran saat ini, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang perayaan Idulfitri.


    Setelah meninjau titik pertama di kawasan Monumen Mandala, Munafri kemudian melanjutkan kunjungannya ke titik Gerakan Pasar Murah lainnya yang berada di Jalan Kakak Tua, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang.


    Pemerintah Kota Makassar berharap melalui kegiatan ini stabilitas harga pangan tetap terjaga, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari besar keagamaan.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini