Kasus DBD Muncul di Maccini Parang, Pihak Kelurahan dan Dinas Kesehatan Makassar Langsung Lakukan Fogging -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Kasus DBD Muncul di Maccini Parang, Pihak Kelurahan dan Dinas Kesehatan Makassar Langsung Lakukan Fogging

    Kabartujuhsatu
    Rabu, 11 Maret 2026, Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T04:25:48Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Kekhawatiran warga atas munculnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar, mendapat respon cepat dari pemerintah setempat.


    Pihak kelurahan bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar segera turun ke lokasi untuk melakukan langkah penanganan dan pencegahan penyebaran penyakit.


    Lurah Maccini Parang, Mahyuddin Basri, ST, turun langsung ke lingkungan warga yang terdampak bersama pengurus RT dan RW setempat.


    Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.


    Dalam kegiatan tersebut, tim dari Dinas Kesehatan Makassar juga melakukan penyemprotan atau fogging di sekitar rumah warga yang terdampak.


    Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.


    Mahyuddin Basri menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah kelurahan. Oleh karena itu, setiap laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan langkah cepat di lapangan.


    “Kami akan merespon secepat mungkin apabila ada laporan dari warga, apalagi jika menyangkut keselamatan masyarakat kami,” ujar Mahyuddin saat meninjau lokasi.


    Ia juga menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kota Makassar telah menurunkan tim penyemprotan dengan peralatan lengkap guna memaksimalkan proses penanganan di lapangan.


    “Dinas Kesehatan Makassar menurunkan tim penyemprotan dengan alat yang maksimal. Kami selalu hadir untuk masyarakat dan akan memberikan pelayanan yang terbaik,” tambahnya.


    Sementara itu, Ketua RT setempat, Ahmad Husain, mengatakan pihaknya telah mendapatkan arahan dari kelurahan agar selalu cepat berkoordinasi jika ada laporan warga terkait gejala DBD atau kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.


    “Kami mendapat arahan dari kelurahan agar setiap ada laporan warga segera dikoordinasikan dengan pihak kelurahan sehingga penanganannya bisa cepat dilakukan,” ungkap Ahmad Husain.



    Ia juga menegaskan bahwa pihak RT dan RW akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada warga serta membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan penyakit di lingkungan masyarakat.


    Di sisi lain, Amir, orang tua dari Haikal yang terkonfirmasi terkena DBD, menyampaikan rasa terima kasih atas respon cepat yang diberikan oleh pemerintah kelurahan, RT/RW, serta Dinas Kesehatan Kota Makassar.


    Menurutnya, tindakan cepat berupa penyemprotan fogging memberikan rasa tenang bagi warga sekitar yang sempat khawatir dengan munculnya kasus DBD di lingkungan mereka.


    “Kami sangat berterima kasih karena pihak kelurahan bersama RT/RW dan Dinas Kesehatan Makassar cepat merespon laporan warga dan langsung melakukan penyemprotan. Semoga dengan langkah ini tidak ada lagi korban berikutnya,” ujar Amir.


    Selain melakukan fogging, Pemerintah Kelurahan Maccini Parang juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan DBD.


    Warga diminta menerapkan gerakan 3M, yaitu:


    Menguras tempat penampungan air secara rutin 


    Menutup rapat tempat penyimpanan air


    Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air


    Langkah ini penting dilakukan karena nyamuk penyebab DBD berkembang biak di genangan air bersih yang tidak terkelola dengan baik.


    Pemerintah kelurahan juga berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan agar penyebaran Demam Berdarah Dengue di Makassar dapat dicegah sedini mungkin.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini