Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Menjelang pelaksanaan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Soppeng menggelar apel kesiapan pengamanan sebagai langkah awal untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 20 Maret 2026, pukul 16.00 WITA, di Pelataran Masjid Agung Darussalam, Jalan Pemuda, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Apel kesiapan ini dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., dengan IPDA Ibrahim bertindak sebagai komandan apel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., unsur Forkopimda, serta sejumlah perwakilan dari instansi terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan malam takbiran.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya bersama lintas sektor dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang akan menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Kehadiran berbagai unsur dalam apel tersebut menegaskan bahwa pengamanan malam takbiran tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh elemen pemerintahan dan aparat pendukung.
Dalam apel tersebut, personel gabungan yang dilibatkan terdiri atas anggota Polres Soppeng, personel Kodim 1423/Soppeng, Satuan Polisi Pamong Praja, serta unsur dari Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng. Keterlibatan personel gabungan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapan pengamanan di sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan, baik dari sisi lalu lintas, keramaian masyarakat, maupun kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana dalam keterangannya menegaskan bahwa apel pengecekan personel merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan seluruh kekuatan yang akan diterjunkan di lapangan.
Menurutnya, kesiapan pengamanan tidak hanya diukur dari jumlah personel, tetapi juga dari strategi penempatan, pola pengawasan, serta kesiapsiagaan dalam merespons potensi gangguan yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Ia menyampaikan bahwa pengamanan malam takbiran perlu dipersiapkan secara matang mengingat momentum tersebut selalu diwarnai oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, baik di pusat keramaian, rumah ibadah, ruas jalan utama, maupun lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul warga. Karena itu, pengecekan personel dilakukan agar seluruh petugas memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum terjun ke lapangan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, baik dari segi kekuatan maupun strategi pengamanan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan malam takbiran dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres Soppeng.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa Polres Soppeng telah menyiapkan pola pengamanan dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan keramaian, pusat aktivitas masyarakat, serta jalur lalu lintas yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas pada malam takbiran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun ketertiban lalu lintas.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada penjagaan statis, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui patroli, pengaturan arus kendaraan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Hal ini penting untuk mencegah munculnya persoalan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, aksi kriminalitas, maupun gangguan lain yang dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
“Kami mengedepankan langkah preventif melalui patroli, pengaturan arus lalu lintas, serta deteksi dini guna mencegah potensi gangguan seperti kecelakaan lalu lintas, aksi kriminalitas, maupun gangguan lainnya,” jelasnya.
Selain memfokuskan perhatian pada potensi gangguan umum, seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan juga diinstruksikan untuk tetap waspada dan menjunjung tinggi profesionalisme saat bertugas.
Kapolres menekankan pentingnya setiap petugas mengutamakan keselamatan, menjaga sikap humanis kepada masyarakat, serta sigap dalam menghadapi dinamika lapangan yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Dalam arahannya, unsur pengamanan juga diminta mewaspadai berbagai potensi kerawanan lainnya, termasuk praktik pungutan liar maupun tindakan yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas petugas di lapangan.
Pengawasan yang maksimal diharapkan mampu menutup celah terjadinya gangguan serta memastikan seluruh rangkaian malam takbiran berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kapolres Soppeng juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan malam takbiran tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan dan menjaga ketertiban bersama.
Ia mengimbau agar masyarakat merayakan malam takbiran secara wajar, tertib, dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada para pengguna jalan dan kelompok masyarakat yang kerap melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan saat malam takbiran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib, tidak melakukan konvoi berlebihan, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” imbaunya.
Kegiatan apel pengecekan personel ini berakhir pada pukul 16.40 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dengan menunjukkan kesiapan aparat gabungan dalam menghadapi pengamanan malam takbiran di wilayah Kabupaten Soppeng.
Dengan pelaksanaan apel kesiapan ini, Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga rasa aman dan nyaman selama perayaan malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung diharapkan mampu menciptakan suasana yang damai, tertib, dan penuh kekhidmatan dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut.
(Red)





