Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Fenomena alam yang jarang terjadi kembali hadir di Kabupaten Soppeng. Para petani di sejumlah wilayah mulai melakukan musim tanam lebih awal pada bulan November 2025, sebuah pola yang disebut baru kembali terjadi setelah 13 tahun.
Perubahan ini disambut penuh syukur dan dianggap sebagai pertanda baik bagi sektor pertanian daerah.
Andi Malingkara, salah satu pemerhati pertanian yang cukup dikenal di Soppeng, mengungkapkan bahwa pola musim tanam pada November terakhir kali tercatat di tahun 2012.
Setelah itu, selama bertahun-tahun petani biasanya baru mulai menanam pada Januari akibat pola cuaca yang berubah-ubah.
“Selama 13 tahun, kita tidak pernah melihat petani bisa mulai tanam di bulan November.
"Tahun 2012 itu terakhir, dan kini di tahun 2025 terulang lagi,” ujar Andi Malingkara, atau yang akrab disapa Andi Malik.
Menurutnya, kejadian ini kerap dianggap sebagai “tanda alam” oleh para petani. Mereka meyakini bahwa musim tanam lebih awal menandakan potensi hasil panen yang baik. Bahkan, sebagian petani mengaitkan fenomena ini dengan optimisme terhadap kepemimpinan daerah.
“Para petani menyebut ini tanda keberhasilan pemerintahan Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle. Ini kesyukuran bagi kita semua,” tambahnya.
Andi Malik menjelaskan bahwa percepatan musim tanam bukan hanya soal keberuntungan cuaca, tetapi juga hasil dari sinergi berbagai program pemerintah daerah, mulai dari penguatan irigasi, pendampingan petani, hingga ketersediaan benih dan pupuk yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum positif ini menjadi titik balik bagi kebangkitan sektor pertanian di Soppeng.
“Kita berharap kondisi ini terus berlanjut. Ketika petani bisa menanam lebih awal, perputaran ekonomi Desa akan bergerak lebih cepat, dan itu adalah kabar baik bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Para petani pun terlihat antusias memulai aktivitas di sawah. Sebagian di antara mereka menyebut bahwa curah hujan dalam beberapa pekan terakhir cukup stabil, memungkinkan tanah kembali siap digarap lebih cepat.
Dengan semangat baru dan optimisme tinggi, masyarakat Soppeng menaruh harapan besar bahwa tahun ini akan menjadi salah satu musim tanam terbaik dalam satu dekade terakhir.
(Red)



