-->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Cemarkan Nama Bupati Bone di Medsos, AF Akun Putu Begadang Warga Asal Manorang Salo Marioriawa Soppeng Diringkus Polisi

    kabartujuhsatu
    Sabtu, 05 Juni 2021, Juni 05, 2021 WIB Last Updated 2021-06-06T03:04:49Z
    masukkan script iklan disini
    Pelaku AF (Ist)

    Bone (Sulsel), Kabartujuhsatu.news,- Unit Resmob Satreskrim Polres Bone yang dipimpin Kanit Resmob IPDA Muh.Riad, S.Sos melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana yang mencemarkan nama baik Bupati Bone DR. Andi Pashar Mahdi Padjalangi melalui media sosial.

    Penangkapan ini di lakukan di Dusun Bunne Desa Allumungeng Patue Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone. Sabtu malam (5/6/2021).

    Dari identitas pelaku diketahui berinisial AF umur 39 tahun dengan pekerjaan selaku buruh bangunan berasal dari kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.

    Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah menerima laporan kasus tersebut .

    "Setelah kita terima laporan, Unit Resmob segera bergerak melakukan penyelidikan. Pelaku berhasil diamankan Sabtu 5 Juni pukul 19.00 di Desa Allumungeng Patu, Kecamatan Ajangale," katanya Minggu (6/6/2021).

    Ardy menyampaikan, pelaku belum lama ini tinggal di Ajangale. Dia baru pulang dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

    "Pelaku tinggal bersama bapaknya. Baru empat bulan tinggal di Ajangale. Dia baru pulang dari Samarinda," bebernya.

    AKP Ardy Yusuf menuturkan" Penangkapan ini berdasarkan laporan dari Kabag Hukum Setda Bone, Anwar.

    Anwar melaporkan akun media sosial Facebook Putu Begadang ke SPKT Polres Bone pada Sabtu (5/6/2021) siang.

    Pelapor menilai unggahan Facebook Putu Begadang dinilai menghina dan mencemarkan nama baik pribadi dan jabatan Bupati Bone.

    Tak hanya bupati Bone, unggahan Facebook Putu Begadang juga menghina dan mencemarkan nama baik Kepala Desa Allumungeng Patue, Andi Mantara Wanua.

    Dari hasil interogasi, ungkap Ardy, pelaku melakukan perbuatannya karena tidak puas dengan kinerja pemerintah Desa Alumangeng Patue dan Pemerintah Daerah Bone.

    "Pelaku ini merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah desa dan pemerintah daerah sehingga membuat unggahan tersebut," jelas mantan kasat Reskrim Polres Palopo ini.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit handphone merek Vivo Y 85 warna merah maron yang digunakan melakukan perbuatan penghina dan pencemaran nama baik.

    Berikut konten yang diunggah melalui medsos ;










    Saat ini pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapolres Bone. (MIh).


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini